Laporkan Masalah

Perancangan Hidrolik Dan Attachment Scraper ( Setara Type 621 F Aterptllar )

Purnomo Ali Ramdan, Ir. Sugijarto Prawirosentono

2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Scraper dalam kerjanya memiliki bagian penting yaitu unit power penggerak (engine) dan bowl. Bowl dalam kerjanya bertugas sebagai cutt@ edge, pengerukan dan penampung tanah hasil dari urukan. Dalam keadaaan berjalan Dowl diturunkan sampai "cutting edge" nya masuk kedalam tanah yang akan diuruVdigusur. Penurunan bowl diatur oleh mekanisme sepasang unit hidrolik yang terletak pada arm dan menghubungkan antara arm dan bowl. Apron sebagai penutup atau pembatas tanah hasil urukan ditarik keatas dan ditahan pada kedudukan tertentu yang memungkinkan tanah dapat masuk kedalam bowl. Dalam perancangan sistem hidrolik scraper, hidrolik dirancang menurut sistematika yang berpatokan pada gaya-gaya awal yang terjadi ketika mengalami pembebanan atau melakukan kerja, suhingga dengan gaya-gaya yang dihasilkan didapat suatu tolak ukur perancangan berupa dimensidimensi unit silinder hidrolik yang kemudian akan menjadi dasar dan batasan besaran yang AMAN dalam pemilihan silinder hidrolik, yang selanjutnya dari pemilihan silinder hidrolik tersebut dapat menentukan daya pompa hidrolik yang digunakan sehingga mampu melayani debit aliran fluida dan tekanan dalam sistem yang tanpa mengesampikan kerugian tekanan sistem. Dalam perancangan attachment scraper, yang menjadi tolak ukur sama dengan perancangan hidrolik yaitu gaya yang bekerja pada attachment, sehingga didapatkan hasil berupa tegangan maksimal terjadi pada aftachment. Sehingga dengan tegangan maksimum tersebut dapat dilihat kekuatan bahan attachment terhadap tegangafl maksimal yang terjadi yang kemudian menjadi tolak ukur keamanan perancangan

The scraper's key components are the power unit (engine) and the bowl. The bowl functions as a cutting edge, dredging, and receptacle for the excavated soil. When in motion, the dowel is lowered until its cutting edge enters the soil to be excavated. The lowering of the bowl is controlled by a pair of hydraulic units located on the arm, connecting the arm and the bowl. The apron, which covers or limits the excavated soil, is pulled up and held at a specific position, allowing the soil to enter the bowl. In designing a scraper hydraulic system, the hydraulics are designed systematically based on the initial forces that occur when subjected to loading or performing work. This allows the resulting forces to provide a design benchmark in the form of hydraulic cylinder unit dimensions, which then serve as the basis and SAFE limits for selecting a hydraulic cylinder. This selection of the hydraulic cylinder can then determine the hydraulic pump power used to handle the fluid flow rate and pressure within the system without compromising system pressure losses. In designing a scraper attachment, the benchmark is the same as in hydraulic design: the forces acting on the attachment, resulting in the maximum stress occurring in the attachment. This maximum stress can then be used to determine the strength of the attachment material against the maximum stress that occurs, which then serves as a benchmark for design safety.

Kata Kunci : Hidrolik, Attachment Scraper

  1. S1-FTK-2007-Purnomo_Ali_Ramadan-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2007-Purnomo_Ali_Ramadan-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2007-Purnomo_Ali_Ramadan-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2007-Purnomo_Ali_Ramadan-title.pdf