Hubungan Antara Jumlah Sel Somatik Dengan Kualitas Susu Pada Kambing Sapera
Salsabilla Nasywa Azzahra, Prof. Ir. Yustina Yuni Suranindyah, MS., Ph.D., IPM.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Sel somatik merupakan sel yang berasal dari sel epitel dan sel darah putih (leukosit) yang berperan dalam melawan penyakit dan memperbaiki jaringan pada ambing terinfeksi. Peningkatan jumlah sel somatik dapat mengindikasi mastitis atau infeksi intramammary. Kualitas susu dapat diketahui melalui kompoisisi kimia dan karakteristik fisik. Kualitas susu dapat berubah tergantung kondisi kesehatan kambing terutama pada ambingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jumlah sel somatik dengan komposisi kimia (lemak, protein, dan bahan kering) dan karakteristik fisik (uji alkohol, kadar keasaman, dan pH) susu pada kambing Sapera. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Juni 2025 di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan sampel susu dari 30 ekor kambing Sapera sehat dipertengahan laktasi yang dibedakan ambing kanan dan kiri. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel, pengujian kualitas susu, dan Somatic Cell Count. Data dianalisis dengan analisis korelasi menggunakan SPSS. Hasil korelasi antara jumlah sel somatik dengan kadar lemak ambing kiri menunjukan hubungan negatif dengan nilai koefisien -0,442 dan nilai signifikannya 0,014, serta hasil korelasi antara jumlah sel somatik dengan nilai pH ambing kanan dan ambing kiri menunjukan hubungan negatif dengan nilai koefisiennya secara berurutan -0.442 dan -0,381 dan nilai signifikannya berurutan 0,014 dan 0,038. Hasil korelasi antara jumlah sel somatik dengan kadar lemak ambing kanan, kadar protein, kadar bahan kering dan kadar keasaman ambing kanan dan kiri menunjukan hubungan tidak signifikan. Kesimpulannya terdapat hubungan antara jumlah sel somatik dengan kadar lemak ambing kiri dan nilai pH kedua ambing, serta tidak terdapat hubungan antara jumlah sel somatik dengan kadar lemak ambing kanan, kadar protein, kadar bahan kering, dan kadar keasaman kedua ambing.
Somatic cells are cells derived from epithelial cells and white blood cells (leukocytes) that play a role in fighting disease and repairing tissue in infected udders. An increase in somatic cell count may indicate mastitis or an intramammary infection. Milk quality can be determined through its chemical composition and physical characteristics. Milk quality can vary depending on the goat's health, particularly the condition of its udder. This study aims to determine the relationship between somatic cell count and the chemical composition (fat protein, and total solid) and physical characteristics (alcohol test, acidity level, and pH) of milk in Sapera goats. The study was conducted from December 2024 to June 2025 in Yogyakarta. This study used milk samples from 30 healthy Sapera goats in mid-lactation, with samples taken from the right and left udders. The study involved sample collection, milk quality testing, and Somatic Cell Count (SCC) measurement. Data were analyzed using correlation analysis with SPSS. The correlation results between somatic cell count and left udder fat content showed a negative relationship with corelation coefficient of -0,442 and a p-value of 0,014, while the correlation result between somatic cell count and pH values of the right and left udders showed a negative relationship with correlation coefficients of -0,442 and -0,381, with p-value of 0,014 and 0,038, respectively. The correlation between somatic cell count and right udder fat content, protein content, total solid content, and acidity levels in the right and left udders showed no significant relationship. In conclusion, there is a relationship between somatic cell count and left udder fat content and the pH values of both udders, while there is no relationship between somatic cell count and right udder fat content, protein content, total solid content, and acidity levels of both udders.
Kata Kunci : Jumlah sel somatik susu, Kambing Sapera, Karakteristik fisik susu, Komposisi kimia susu