IMPLIKASI PENYELENGGARAAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RESIKO MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION TERHADAP PEREDARAN MINUMAN BERALKOHOL DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Rakha Imadi Fadli, Dr. Oce Madril, S. H., M. A.
2026 | Tesis | S2 Magister Hukum
Penelitian ini mengkaji mengenai pengaturan perizinan dan pengendalian peredaraan minuman beralkohol di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kaitannya penerapan perizinan berusaha berbasis resiko melalui sistem online single submission. Penelitian ini dilatar belakangi adanya tranformasi perizinan yang menitik beratkan kepada kemudahan berusaha, kepastian hukum untuk mendorong perekonomian. Namun, implementasinya menimbulkan persoalan yuridis terkait efektifitas pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol yang memiliki dampak terhadap ketertiban umum, keamanan dan kondisi sosial masyarakat. Penelitian ini akan mengalisis pengaturan perizinan terhadap minuman beralkohol sebelum penerapan perizinan berbasis resiko, mengkaji implikasi penerapan perizinan berbasis resiko terhadap peredaraan minuman beralkohol, serta menganalisis peranan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menjalankan fungsi pengendalian dan pengawasan terhadap peredaraan minuman beralkohol dengan diterapkannya perizinan berbasis resiko.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis empiris yang dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan statute approach dan conceptual approach dengan melakukan telaah terhadap peraturan perundang-undangan dan konsep hukum terkait perizinan berusaha dan pengendalian serta pengawasan minuman beralkohol. Data penelitian diperoleh dari studi pustaka terhadap bahan hukum primer, sekunder dan tersier, serta wawancara kepada organisasi perangkat daerah terkait dalam hal ini DPMPTSP, Dinas Perdagangan dan SATPOL-PP. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang sistematis terhadap implikasi penerapan perizinan berusaha berbasis resiko terhadap peredaraan minuman beralkohol di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diterapkannya perizinan berusaha berbasis resiko pemerintah daerah memiliki peranan yang luas yaitu dalam proses pemberian izin, pengawasan dan pengendalian terhadap peredaraan minuman beralkohol sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20/M-DAG/PER/4/2014 serta Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 12 Tahun 2015. Perizinan berusaha berbasis resiko memberikan kemudahan didalam proses perizinan, tetapi disisi lainnya membatasi kewenangan pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap peredaraan minuman beralkohol. Hal ini mengakibatkan kesulitan didalam pengawasan yang berakibat banyaknya pelaku usaha yang melakukan penjualan minuman beralkohol dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa dalam penerapan perizinan berbasis resiko terjadi gap diantara kemudahan berusaha dengan perlindungan masyarakat. Berdasarkan gap tersebut Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2024 tentang Optimalisasi Pengendalian dan Pengawasan Minuman Berakohol, sebagai upaya memperkuat dan mempertegas fungsi pengendalian dan pengawasan terhadap peredaraan minuman beralkohol.
Kata Kunci : perizinan berusaha berbasis resiko, online single submission, pengendalian, minuman beralkohol, pemerintah daerah