Laporkan Masalah

Agihan bentuklahan dan penggunaan lahan dalam tinjauan konsep geoekologi di daerah Borobudur kabupaten Magelang Kajian dengan pendekatan intepretasi foto udara

Ratna Yunnarsih, Drs. Zuharnen, M.S.; Drs. Widiyanto, M.S.

2003 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui satuan-satuan bentuklahan, jenis dan pola penggunaan lahan serta agihannya pada setiap satuan bentklahan di daerah penelitian, dan 2) mengkaji hubungan antara satuan bentuklahan dengan agihan jenis dan pola penggunaan lahan dalam tinjauan konsep geoekologi. Data penelitian diperoleh melalui interpretasi foto udara, uji lapangan dan pengumpulan data-data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif mengenai faktor eksternal-internal lahan yang mengontrol jenis dan pola penggunaan lahan pada setiap satuan bentuklahan, tinjauan faktor potensi sumberdaya dan investasi, serta tinjauan aspek sosial-ekonomi, budaya, politik (kebijakan). Daerah penelitian tersusun atas bentuk-bentuklahan asal proses vulkan, asal proses fluvial, asal proses denudasi dan asal proses struktural, dengan jenis-jenis penggunaan lahan : 1) permukiman, 2) fasilitas umum, 3) kelembagaan (kantor), 4) komplek hotel/penginapan, 5) kawasan wisata, 6) kebun, 7) kebun campur, 8) tegalan, 9) sawah irigas?, 10) sawah tadah hujan, 11) rumput/semak/belukar, 12) hutan, dan 13) lahan tandus dan singkapan batuan. Agihan jenis dan pola penggunaan lahan berdasarkan satuan bentuklahan: 1) Pada satuan bentuklahan dataran kaki gunungapi, dataran kaki antara gunungapi. dataran aluvial, bekas sungai/meander dan teras sungai jenis penggunaan lahan yang mendominasi adalah permukiman dan kebun campur. Pola permukiman mengelompok di sekitar obyek wisata dan fasilitas umum. Permukiman umumnya berasosiasi dengan lahan pertanian kebun campur, 2) Sawah irigasi dijumpai pada sebagian besar wilayah satuan bentuklahan kipas aluvial, 3) Pada satuan bentuklahan perbukitan struktural terdenudas? bentuk penggunaan lahan yang mendominasi adalah hutan. 4) Pada satuan bentuklahan perbukitan denudasional dijumpai bentuk penggunaan lahan hutan bercampur dengan tegalan (forest garden), tegalan dan permukiman di sekitar lahan pertanian. Agihan bentuk dan pola penggunaan lahan pada satiap satuan bentuklahan dikontrol oleh faktor internal dan eksternal lahan berupa 1) topografi/relief, 2) iklim, 3) kondisi hidrologi, 4) jenis tanah dan material permukaan, 5) gangguan alam/bencana, serta dipengaruhi oleh faktor potensi/sumberdaya dan investasi, aspek sosial-ekonomi, budaya dan politik (kebijakan)

The aims of this study are: to know the landform units and the land use types which located in the study area, knowing the distribution of landform units and land use where the study held, and to find out the relation between landform units distribution with the type and pattern of land use in form geo-ecological view. The data of this study are gained by interpreting the aerial photograph, field check and gathering the secondary data. This study uses analytical descriptive method of the external-internal factors that controlled the type and pattern of the land use in each landform unit, natural resources and investment factors study, and completed by social-economic, culture and politic (considerations). The area of this study are formed by volcanic, fluvial, denudation and structural processes where the types of land use consist of : 1) settlement, 2) public facilities, 3) institution, 4) hotels, 5) tourism area, 6) garden, 7) mixed garden, 8) dry land, 9) irrigated rice field, 10) dry field, 11) grass/shrubs/thicket, 12) forest and bare land, and 13) outcrop. The distribution of the land use pattern based on landform units are : 1) settlement and mixed garden are dominated in the several of landform units, such as volcanic foot plain, inter volcanic foot plain, alluvial plain, meander scar and river terraces. The settlement makes some group patterns around the tourism area and the public facilities. The settlement are associated with agricultural fields and mixed garden, 2) irrigated rice field are dominated in the most arca of alluvial fan, 3) forests are dominated in denudated structural hills, and 4) forest gardens, dry land and settlement around agricultural fields can be found in denudated hills. The distribution of the type and pattern on land use in each landform unit are controlled by internal-external land factors, consist of 1)topographic/relief, 2) climate, 3) hydrological condition, 4) soils and surface materials, 5) natural disaster, and also influenced by several factors such as natural resources and investment, social-economic, culture and politic (considerations).

Kata Kunci : Agihan bentuk lahan, penggunaan lahan, interpretasi foto udara, Geoekologi, Magelang, Jawa Tengah

  1. S1-2003-119460-abstract.pdf  
  2. S1-2003-119460-bibliography.pdf  
  3. S1-2003-119460-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2003-119460-title.pdf