Perancangan Pneumatic Conveyor Untuk Mengangkut Abu Batubara ( Fly Ash ) Dengan Kapasitas 262 Ton/Jam
I Gede Darmadi, Ir. Gregorius Harjanto
2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINDalam industri, pneuwfiic conveyor banyak digunakan untuk mengangkut material kering berbentuk serbuk, bubuk atau butirun. Pneumatic coweyor balny*. digunakan pada industri pengolahan makanan, kimia, farmasi, semen, pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara serta industri lainnya. Salah satu keuntungan dari pneumatic conveyor adalah biaya pemeliharaannya cukup rendah, handal dalam mengangkut berbagai jenis material. Selain itu pneumatic conveyor merupakan jenis pesawat pengangkuf dengan resiko kecelakaan yang cukup kecil bila dibandingkan dengan jenis pesawat pengangkut yang lain. Hal ini tentu aspek yang sangat penting unnrk diperhatikan dalam industri, tenrtama indusri yang memproses bahan-bahan yang berbahaya bagi manusiaDalam Tugas Akhir ini dilakukan perancangan pneumetic cotNeyor yutg digunakan untuk mengangkut abu batubara (/y ash) dari intermediste 6rn menuju ke silo. Pneumatic conveyor tersebut mempunyai kapasitas 262 Tonllan. Pneumatic conveyor yang direncanakan mempunyai jarak angkut horizontal 314 m serta tinggi angkut vertikal 45 m. Pneumoric conveyor beroperasi pada daerah berketinggian 5 m dari permukaan laut serta temperatur udara lingkungan 30 "C dengan massajenis udara l,l5 kg/m'. Hasil dari peftmcangan pn eumatic conveyor ini yaitu sistem menggunakan pipa dengan diameter nominal 8 in dan l0 in, dengan tekanan udara kerja sebesar 170 kPa. Aliran udara bertekanan positif dihasilkan 6lsh ss!'rah blower dengan motor listrik sebagai penggeraknya.
In industry, pneumatic conveyors are widely used to transport dry materials in powder, pulverized, or granular form. Pneumatic conveyors are used in the food processing, chemical, pharmaceutical, cement, coal-fired power generation, and other industries. One of the advantages of pneumatic conveyors is their relatively low maintenance costs and reliability in transporting various types of materials. Furthermore, pneumatic conveyors are a type of conveyor with a relatively low risk of accidents compared to other types of conveyors. This is certainly a very important aspect to consider in industry, especially those that process materials hazardous to humans. In this final project, a pneumatic conveyor was designed to transport coal ash from an intermediate kiln to a silo. The pneumatic conveyor has a capacity of 262 tons. The planned pneumatic conveyor has a horizontal hauling distance of 314 m and a vertical hauling height of 45 m. The pneumatic conveyor operates at an altitude of 5 m above sea level and an ambient air temperature of 30°C with an air density of 1.15 kg/m². The resulting pneumatic conveyor system uses pipes with nominal diameters of 8 in and 10 in, with a working air pressure of 170 kPa. The positive-pressure air flow is generated by a 6-stroke blower driven by an electric motor.
Kata Kunci : pireumatic coweyor, intermediate bin, silo, fly ash