Laporkan Masalah

Pengaruh Pengelasan Pada Sambungan Poros Baja S10C Dan S45C Terhadap Kekuatan Fatik

Hutomo Wahyu Nugroho, Ir. Subarmono, MT., PE.

2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Poros adalah komponen utama pada konstruksi yang berfungsi untuk menahan beban. Beban yang diterima oleh poros dapat berupa beban tetap, beban kejut, atau perpaduan antara kedua beban tersebut. Pada pemakaiannya poros dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu poros yang dapat meneruskan daya (shofi) dan poros yang tidak dapat meneruskan daya atau pendukung (axle). Kegagalan lelah poros akan semakin tampak apabila poros mengalami beban kejut. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh dari pengelasan terhadap kekuatan fatik pada material uji sambrurgan baja karbon SIOC dengan S45C. Pengelasan menggunakan elektroda E6013 dengan diameter 2,6 mm. Jenis pengelasan yang dipakai adalah las listrik dengan diameter poros 16 mm. Arus yang digunakan 75-85 A

A shaft is a primary component in construction, functioning to support loads. The loads received by a shaft can be permanent loads, shock loads, or a combination of the two. In practice, shafts can be divided into two types: power-transmitting (shofi) and non-power-transmitting (axle) shafts. Fatigue failure of a shaft becomes more apparent when the shaft is subjected to shock loads. This study aims to investigate the effect of welding on the fatigue strength of SIOC carbon steel and S45C joint test materials. Welding was performed using an E6013 electrode with a diameter of 2.6 mm. The welding method used was electric welding with a shaft diameter of 16 mm. The current used was 75-85 A.

Kata Kunci : poros, fatik, elektrod4 arus, HAZ, beban, batas lelah

  1. S1-FTK-2007-Hutomo_Wahyu_Nugroho-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2007-Hutomo_Wahyu_Nugroho-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2007-Hutomo_Wahyu_Nugroho-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2007-Hutomo_Wahyu_Nugroho-title.pdf