Upah pekerja menurut jenis kelamin di propinsi Jawa Tengah (Analisis data sakernas 1998)
Vembri Harjanti, Drs. Tukiran, M.A.
2002 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPropinsi Jawa Tengah memiliki letak vang stategis, yakni berada pada jalur perdagangan nasional yaitu dari dan ke pusat kegiatan ekonomi. Namun kondisi tersebut tidak membuat propinsi ini dapat berkembang, terutama dalam bidang ekonomi. Keadaan ekonomi yang buruk dan didukung pula oleh krisis ekonomi dan moneter berdampak pada rendahnya tingkat pendapatan dar? pekerja, akibatnya upah/gaj? yang diperoleh tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup. Hal ini lebih diperparah lagi dengan adanya perbedaan dalam pemberian upah. Upah yang diterima oleh pekerja berbeda satu sama lain, terutama pada pekerja laki-laki dan perempuan. Dengan melihat keadaan tersebut penulis mencoba untuk mengetahui keadaan upah pekerja dan ketimpangan upah yang terjadi pada pekerja laki-laki dan perempuan dengan mengambil judul penelitian "Upah Pekerja Menurut Jenis Kelam?n d? Propins Jawa Tengah (Anal?sa Data Sakernas 1998)”. Tujuan Penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui keadaan upah dar? pekerja menurut jenis kelamin. Kedua, untuk mengetahui ketimpangan upah vang terjadi antara pekerja laki-laki dan perempuan. Selain itu dibahas pula karakteristik pekerja dan keterkaitan tingkat upah dengan upah minimum (UMR) dan kebutuhan hidup minimum (KHM). Penelitian ini dilakukan dengan analisa data sekunder, menggunakan data utama. Sakernas Propinsi Jawa Tengah tahun 1998 (row data) yang didalamnya memuat informas? ketenagakerjaan yang relevan dengan tujuan penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah penduduk berumur 15 tahun keatas yang berstatus sebagai pekerja dibayar yang berjumlah 4 086.910 orang Analisa data untuk melihat hubungan antara variabel dalam penelitian ini menggunakan metode tabulasi silang. Metode ini digunakan untuk melihat hubungan karakteristik pekerja dengan tingkat upah. Hasil penelitian mengenai upah pekerja menurut jenis kelamin di Propinsi Jawa Tengah menunjukkan terdapat perbedaan upah antara pekerja laki-laki dan perempuan. Pekerja laki-laki selalu memiliki upah yang lebih besar dibandingkan dengan pekerja perempuan. Pekerja laki-laki mempunyai upah lebih besar daripada pekerja perempuan pada usia yang sama. Pada semua tingkat pendidikan laki-lak? dominan memiliki upah yang lebih besar dibandingkan dengan pekerja perempuan. Pada jam kerja yang sama pekerja laki-laki selalu menerima upah lebih besar dibandingkan dengan pekerja perempuan. Terdapat ketimpangan upah yang signifikans antara pekerja laki-laki dan perempuan. Pekerja perempuan dominan dengan tingkat upah rendah (
The province of Central Java has a strategic area which the national trading lines flow from the center of economic activities. This condition however, does not make it developed, especially in the economic growth. The bad economic situation as well as the economic and monetery crisis effect the low income rate of workers, so that the wages salaries are not sufficient enough fot their daily life. Morever, the unfair wages make the situation worse. Each worker gets his/her different wage. particullary between man and woman. Considering this situation, the writer attempted to know about the labor wages and the wage discrepancy between men and women The research on this is entitled “The Workers' Wages by Sex Difference in the Central Java Province (Analysis of Sakernas Data 1998)"
The purpose of research is the first, for knowing the wage rate in the view point of sex difference. The second, for knowing the wage discrimination between man and woman. Besides, it is to discuss the workers characteristics and the wage rate corresponding to the minimum wage (UMR) and the minimum daily needs (KHM).
The purpose of research wasdone with the analysis of secondary data, the using of main data of Sakernas (National Labour Force Survey) 1998 of Central Java Province (the row data). Inside contain information of labor force that relevant with the purpose of the research. The used samples are 4,086,910 workers of 15 years old and above. The data analysis used to see the relationship intervariables in this research was using intersecting tabulation method. This method was used to see the relationship of workers characteristies againts the wage rate.
The result of the research on the workers wage by sex difference in the Central Java Province shows that there is a wage discrimination between man and woman. A man is always paid better wage than a woman. A productive man gets higher wage than a productive woman of the same age. In all levels of education a man gets better wage than a woman. In the same working time, a man is always paid better wage than a woman.
An unfair wage significantly appears between man and woman. The woman. getting lower wage rate (
Kata Kunci : Upah pekerja,Jawa Tengah