Laporkan Masalah

BILINGUAL VOCABULARY DEVELOPMENT SUPPORTED BY CLASSROOM INTERACTIONS AND SOCIAL EXPOSURES

Dhanesvar Karel Noveintine, Dr. Adi Sutrisno, M.A.

2026 | Tesis | S2 Linguistik

Bilingualisme merupakan fenomena umum dalam masyarakat multibahasa seperti Indonesia. Penggunaan bahasa Inggris yang berdampingan dengan bahasa Indonesia, semakin penting bagi generasi muda. Permasalahan utamanya adalah mengidentifikasi bagaimana penerapan bilingualisme untuk mendukung pembelajaran dan pemahaman kategori kata yang diperoleh oleh siswa sekolah dasar internasional. Penelitian ini berlandaskan pada bilingualisme oleh Grosjean (2013) yang bertujuan untuk (1) mengeksplorasi bagaimana bilingualisme dipupuk dan diterapkan melalui translanguaging oleh Garcia & Wei (2015), (2) mengidentifikasi kategori kata dalam perkembangan kosakata bilingual melalui pemerolehan kosakata oleh Nation (2013), dan (3) menelaah bagaimana paparan sosial mendukung dan membentuk siswa bilingual melalui sosiolinguistik oleh Fishman (1972). Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakn di sekolah dasar internasional di Yogyakarta dengan melibatkan 30 siswa, 8 guru, dan 15 orang tua sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, penilaian kosakata, dan wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling dominan di kelas (40%) karena sekolah mengikuti standar akademik internasional. Sedangkan, fungsi yang paling sering adalah pengelolaan partisipan (30%) karena guru mengajak siswa untuk berkolaborasi dan berpartisipasi. Selanjutnya, nomina merupakan kata yang paling dominan diperoleh (48%) karena nomina merujuk pada objek konkret di lingkungan fisik, dengan kata bahasa Inggris (655) sedikit lebih tinggi daripada kata bahasa Indonesia (581). Penelitian ini juga menelaah paparan sosial pendukung yang mencakup interaksi aktif dengan orang tua, saudara kandung, teman sebaya, dan guru, serta faktor eksternal seperti media digital, kegiatan literasi, dan kebiasaan bermain game dalam mengembangkan kosakata bilingual.

Bilingualism is a common phenomenon in multilingual societies like Indonesia. The use of English, besides Indonesian, is increasingly important for younger generations. The main problems are identifying how this bilingualism is applied to support learning and understanding the categories of words acquired by international primary school students. This study is grounded from the bilingualism by Grosjean (2013) that aims to (1) explore how bilingualism is fostered and applied through translanguaging by Garcia & Wei (2015), (2) identify the word categories of bilingual vocabulary development through vocabulary acquisition by Nation (2013), and (3) examine how social exposure supports and shapes the bilingual students through sociolinguistics by Fishman (1972). This study adapted a qualitative descriptive approach using a case study design conducted at an international primary school in Yogyakarta with 30 students, 8 teachers, and 15 parents as participants. Data were collected through classroom observations, vocabulary assessments, and interviews. This study reveals that English is the most dominant language in the classroom (40%) because the school follows international academic standards. Meanwhile, the most frequent function is participant management (30%) because teachers invite students to collaborate and participate. Furthermore, nouns are the most dominant acquired words (48%) as nouns refer to concrete objects in the physical environment, with English words (655) slightly acquired more than Indonesian words (581). There are also examined supported social exposures including active interactions with parents, siblings, peers, and teachers, also external factors like digital media, literacy practices, and gaming habits in developing bilingual vocabulary.

Kata Kunci : bilingualism, classroom interactions, vocabulary development, primary education, social exposure

  1. S2-2026-537087-abstract.pdf  
  2. S2-2026-537087-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-537087-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-537087-title.pdf