Perancangan Secara Konseptual Pesawat Terbang Boeing 747-400 Dengan Kapasitas 420 Penumpang dan Jarak 7100 NMi Dilengkapi Dengan Gambar
Aditya Rawasaputra, Prof. Ir. Sutrisno, MSME, Ph.D.
2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINDesain sebuah pesawat terbang secara keseluruhan menempuh tiga tahap, yaitu Conceptual Design, Preliminary Design, dan Detail Design. Dalam penyusunan Tugas Akhir / Skipsi ini mengacu pada Conceptual Design, yang merupakan tahap awal peftrncangan atau perencanaan pesawat terbang dengan analisa perhitungan masih bersifat umum.Persoalan mendasar yang harus dipecahkan dalam desain konseptual adalah pemilihan konfigurasi, dimensi, bera! dan unjuk kerjanya. Semua pekerjaan pada tahap ini adalah sebatas pada kertas (Nicolai 1975 : I - l2). Desain konseptual dalam Tugas Akhir ini dimulai dengan penentuan parameter-parameter awal berdasarkan grafik dan tabel dalam pembatasan masalah. Parameter-parameter ini digunakan dalam perhitungan selanjutnya seperti menentukan berat, dimensi utama, dan pusat gravitasi dari aircraft. Pada bagian aerodinamika dan propulsi ditentukan koefisien lift, drag, serta thrust yang diperlukan. Dari perhitungan sementara ini kemudian dicari aircraft load, dimana ditentukan beban-beban utama yang diderita secara garis besamya. Kemudian dibahas bagaimana tingkat stabilitasny4 terutama stabilitas statis longitudinalnya, juga ditentukan apakah aircraft mampu untuk spin recovery. Dan pada bagian akhir dibahas sedikit tentang analisis bahan dan biaya.
The overall design of an aircraft involves three stages: Conceptual Design, Preliminary Design, and Detailed Design. This Final Project refers to Conceptual Design, which is the initial stage of aircraft design or planning, with general analysis and calculations. The fundamental issues that must be resolved in conceptual design are the selection of configuration, dimensions, weight, and performance. All work at this stage is limited to paper (Nicolai 1975: 1-12). The conceptual design in this final project begins with determining the initial parameters based on graphs and tables within the problem definition. These parameters are used in subsequent calculations, such as determining the aircraft's weight, main dimensions, and center of gravity. In the aerodynamics and propulsion section, the required lift, drag, and thrust coefficients are determined. From these preliminary calculations, the aircraft load is then determined, which determines the main loads it will experience in general. Then, the stability level, especially longitudinal static stability, is discussed, and the aircraft's ability to perform spin recovery is determined. Finally, the material and cost analysis are briefly discussed.
Kata Kunci : Perancangan, Konseptual, Pesawat Terbang Boeing 747-400