Laporkan Masalah

Ketahanan pangan rumah tangga perdesaan dan kaitannya dengan karakteristik sosial ekonomi (Kasus di dearah desa Kulwaru kec. Wates dan desa Pendoworejo kecamatan Girimulyo kabupaten Kulonprogo DIY)

Ratih Kusumawati, Drs. Su Ritohardoto, M.A.; Drs. H.B.S. Eko Prakoso, M.SP.

2009 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemantauan ketahanan pangan hingga tingkat rumah tangga karena ketahanan pangan yang tercapai pada tingkat wilayah belum tentu menjamin ketahanan pangan pada tingkat rumah tangga. Penelitan dilaksanakan di Desa Kulwaru yang terletak di dataran rendah dan Desa Pendoworejo yang terletak di perbukitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga, (2) perbedaan kondisi ketahanan pangan rumah tangga, dan (3) seberapa besar keterkaitan antara tingkat ketahanan pangan dengan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Unit analisis adalah rumah tangga pertanian. Analisis Uji t untuk mengetahui perbedaan dua desa secara signifikan pada variabel yang memiliki tipe data rasio, Uji Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan dua desa secara signifikan pada variabel yang memiliki tipe data ordinal. Uji korelasi kendall tau-b untuk mengetahui keterkaitan antara karakteristik sosial ekonomi rumah tangga dengan tingkat ketahanan pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sosial ekonomi rumah tangga pertanian antara dua desa berbeda secara signifikan yaitu pada variabel pendidikan kepala rumah tangga, pendapatan rumah tangga, pengeluaran pangan dan jumlah kepemilikan sapi. Rumah tangga pertanian antara dua desa secara signifikan juga memiliki perbedaan tingkat ketahanan pangan. Tingkat ketahanan pangan rumah tangga pertanian di desa dataran rendah lebih tinggi dibandingkan dengan desa perbukitan. Hasil uji kendall tau-b di Desa Kulwaru dan Desa Pendoworejo menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan positif antara pendidikan kepala rumah tangga, pekerjaan kepala rumah tangga, pendapatan rumah tangga, pengeluaran pangan, luas kepemilikan sawah dan jumlah kepemilikan sapi dengan tingkat ketahanan pangan. Sementara keterkaitan negatif dengan tingkat ketahanan pangan di Desa Kulwaru terlihat pada jumlah anggota rumah tangga dan jenis kelamin kepala rumah tangga dan di Desa Pendoworejo terlihat pada jenis kelamin kepala rumah tangga dan status perkawinan.

The research based on the important of food security monitoring up to household level because accessibility of food security on regional level is not guarantee on household level. The research carried out Kulwaru Village which located in low plain area and Pendoworejo Village which located in hill area. The aims of this research to know (1) differences of socio-economic characteristic of agriculture household, (2) differences of food security of agriculture household, and (3) how great correlation between food security level and socio-economic characteristic. The method of the research is survey research. Analysis unit is agriculture household. T-test analysis is used to know significant differences of variable which have ratio types between two villages. Mann Whitney-test analysis is used to know significant differences of variable which have ordinal types between two villages. Kendall tau-b correlation is used to know correlation between socio economic characteristic of household and food security level. The results of this research show that the socio-economic characteristic of agriculture household are significantly different between two villages in some variables such as education of household's leader, income of household, food outcome and number of cattle property. The agriculture households also have different food security level significanty. Food security of agriculture households in low plain area village is higher than hill area village. Result of kendall tau-b test in Kulwaru Village and Pendoworejo Village show that there are positive correlation between education of household's leader, jobs of household's leader, income of household, food outcome, ricefield property, number of cattle property and food security level. While negative correlation with food security level in Kulwaru Village to notice at number of household member and gender of household's leader, while in Pendoworejo Village to notice at gender of household's leader and marriage status.

Kata Kunci : Pangan, Ketahanan Pangan, karakteristik Sosial Ekonomi, Rumah tangga Perdesaan,Food, Food security, socio-economic characteristic, rural household

  1. S1-2009-167605-abstract.pdf  
  2. S1-2009-167605-bibliography.pdf  
  3. S1-2009-167605-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2009-167605-title.pdf