Identifikasi Tingkat Pertumbuhan Ekonomi di Pulau Kalimantan Tahun 2014-2024
Uswarini Noor Izati, Hafidz Wibisono, S.T., M.T., Ph.D.
2026 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH
Kalimantan merupakan salah satu pulau besar yang memiliki sumber daya alam berlimpah yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah Kalimantan. Tingkat perkembangan ekonomi merupakan faktor penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi perkembangan ekonomi wilayah tiap kabupaten atau kota di Kalimantan Tahun 2014, 2019 dan 2024, (2) mengidentifikasi kinerja sektor ekonomi tiap kabupaten atau kota di Kalimantan, (3) menganalisis hubungan antara perkembangan ekonomi wilayah dan kinerja sektor ekonomi tiap kabupaten atau kota di Kalimantan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi dokumentasi serta teknik analisis data meliputi analisis tipologi Klassen dan analisis Shift Share. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi wilayah kabupaten/kota di Kalimantan pada tahun 2014-2024 menunjukkan bahwa 6 wilayah berubah makin maju, 15 wilayah berubah makin mundur, 12 wilayah berubah berfluktuasi, dan 23 wilayah stagnan. Hasil penelitian kedua, yaitu terdapat 5 wilayah dengan kinerja sektor ekonomi kelas I yang paling banyak, yaitu Kabupaten Gunung Mas, Tabalong, Kota Banjarbaru, Kutai Barat, dan Kutai Kartanegara. Hasil penelitian ketiga yaitu terdapat wilayah dengan kelas I (Klassen bagus dan kinerja sektor bagus) sebanyak 3 kabupaten/kota, 22 wilayah dengan kelas II (Klassen bagus dan kinerja sektor jelek), 2 wilayah dengan kelas III (Klassen jelek dan kinerja sektor bagus), dan 29 wilayah dengan kelas IV (Klassen jelek dan kinerja sektor jelek).
Kata kunci: Perkembangan Ekonomi Wilayah, Tipologi Klassen, Kinerja sektor Ekonomi, Shift Share, Kalimantan
Kalimantan is one of Indonesia's major islands, endowed with abundant natural resources capable of driving regional economic growth. The level of economic development serves as a crucial factor in measuring the success of economic development within a region. This study aims to: (1) identify the regional economic development of each regent and city in Kalimantan in 2014, 2019, and 2024; (2) identify the economic sector performance of each regent and city in Kalimantan; and (3) analyze the relationship between regional economic development and economic sector performance across the regents and cities of Kalimantan.
This research employs a quantitative method with documentation studies as the data collection technique. Data analysis techniques include the Klassen Typology analysis and Shift-Share analysis. The results indicate that regarding regional economic development from 2014 to 2024, 6 regions showed progressive improvement, 15 regions declined, 12 regions fluctuated, and 23 regions remained stagnant. Secondly, the study identifies 5 regions with the highest Class I economic sector performance: Gunung Mas Regency, Tabalong, Banjarbaru City, West Kutai, and Kutai Kartanegara. Thirdly, the analysis reveals that 3 regents/cities fall into Class I (good Klassen typology and good sector performance), 22 regions in Class II (good Klassen typology and poor sector performance), 2 regions in Class III (poor Klassen typology and good sector performance), and 29 regions in Class IV (poor Klassen typology and poor sector performance).
Keywords: Regional Economic Development, Klassen Typology, Economic sector Performance, Shift Share, Kalimantan
Kata Kunci : Perkembangan Ekonomi Wilayah, Tipologi Klassen, Kinerja sektor Ekonomi, Shift Share, Kalimantan, Regional Economic Development, Klassen Typology, Economic sector Performance, Shift Share, Kalimantan