Laporkan Masalah

Pemanfaatan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) di Puskesmas Prambanan Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman

Ratna Puspitasari, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Lutfi Muta'lai, S.Si., M.T.

2005 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik demografi dan sosial ekonomi peserta JPKM di Kecamatan Prambanan, mengetahui tingkat pemanfaatan JPKM di Puskesmas Prambanan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Disamping itu, untuk mengetahui tingkat kepuasan pemanfaat JPKM di Puskesmas Prambanan dan faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pemanfaat JPKM di Puskesmas Prambanan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Pemilihan lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling yang didasarkan pada jarak tempuh dengan Puskesmas Prambanan. Penentuan jumlah responden dengan cara quota sampling yaitu masing-masing desa yang menjadi unit penelitian dijatah 30 orang, sehingga total responden adalah 60 orang. Responden yang dipilih adalah kepala keluarga peserta JPKM dimana untuk penentuan dengan menggunakan metode random. Metode pengumpulan data dengan teknik wawancara langsung pada responden dengan menggunakan kuesioner, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah tabel frekuensi, tabel silang, independent sample t-test, regresi linier berganda dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan frekuensi pemanfaatan JPKM di Puskesmas Prambanan antara Desa Sumberharjo dan Desa Gayamharjo. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap frekuensi pemanfaatan JPKM di Puskesmas Prambanan pada Desa Sumberharjo adalah umur kepala keluarga, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jarak tempuh, waktu tempuh, biaya transport, peran kelembagaan, ketersediaan sarana transportasi, kondisi jalan dan jenis penyakit. Sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap frekuensi pemanfaatan JPKM di Puskesmas Prambanan untuk Desa Gayamharjo adalah jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jarak tempuh, waktu tempuh, biaya transport, peran kelembagaan, ketersediaan sarana transportasi, kondisi jalan dan jenis penyakit. Tingkat kepuasan pemanfaat JPKM di Puskesmas Prambanan untuk Desa Sumberharjo adalah tingkat kepuasan tinggi (43,33%) sedangkan Desa Gayamharjo berada pada tingkat kepuasan sedang (56,67%). Akses ke pelayanan, teknis pelayanan medis dan sikap petugas kesehatan merupakan faktor-faktor yang berhubungan positif dengan tingkat kepuasan pemanfaat JPKM di Puskesmas Prambanan. Implikasi kebijakan yang dapat diambil adalah sosialisasi JPKM, perbaikan sarana prasarana transportasi, peningkatan kerjasama antar lembaga, pembinaan PPK, up date target group JPKM, pemberdayaan masyarakat, peningkatan pelayanan sampai pada rujukan ke rumah sakit umum daerah atau rumah sakit tingkat propinsi, penambahan sarana prasarana kesehatan di Puskesmas Prambanan serta pelatihan tenaga kesehatan.

The present research was aimed to observe demography and social-economic characteristic of JPKM participant in subsdistrict of Prambanan, to recognize the utilization level of JPKM at Puskesmas Prambanan and factors which gives its influence. Besides that, to know the satisfaction level of JPKM utilization at Puskesmas Prambanan and factors related to the satisfaction level of JPKM utilization at Puskesmas Prambanan. The research was implement in subsdistrict of Prambanan The located selection of research was determined by the purposive sampling method based on the traveling distance with Puskesmas Prambanan. The determination of total respondent was performed by quota sampling that is each village that became the research unit was allocated 30 persons, so that the total respondents were 60 persons. The selected respondent was head of family of the JPKM participant in which for its determination was taken by random method. The method of data collection was direct interview technique to the respondents with using questionnaire, while the data analysis method used was frequency table, cross table, independent sample test, multiple linear regression and chi-square. The result indicated that there was difference frequency of JPKM utilization at Puskesmas Prambanan between Sumberharjo village and Gayamharjo village. Factors that have significant influence to the frequency of JPKM utilization at Puskesmas Prambanan in Sumberharjo village was the age of head of family, education level, income level, traveling distance, traveling time, transport cost, institutional role, the availability of transportation means, condition of roadway, and the disease genre. While the factors that has significant influence to the utilization frequency of JPKM at Puskesmas Prambanan for Gayamharjo village was total household member, education level, income level, traveling distance, traveling time, transport cost, institutional role, the availability of transportation means, condition of roadway, and the disease genre. The satisfaction level of JPKM utilization at Puskesmas Prambanan for Sumberharjo village was the highest satisfaction level (43.33%) while Gayamharjo village was in the moderate satisfaction level (56, 67%). Access to the service, medical service technique and the health official attitude were factors related to the satisfaction level of JPKM utilization at Puskesmas Prambanan. Implication of the policy that can be taken was the socialization of JPKM, repair of transportation infrastructure, increasing cooperation on the institution, PPK building, up date target group of JPKM, the society empowerment, increasing service on the reference to the area general hospital or province level hospital, addition to health infrastructure at Puskesmas Prambanan and training to the health manpower.

Kata Kunci : Kesehatan masyarakat, Jaminan kesehatan, JPKM, Prambanan, Sleman, DIY

  1. S1-2005-140514-abstract.pdf  
  2. S1-2005-140514-bibliography.pdf  
  3. S1-2005-140514-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2005-140514-title.pdf