Laporkan Masalah

KARAKTERISTIK REDAMAN SHOCK ABSORBER DENGAN FLUIDA MRF-122EG DI BAWAH BEBAN IMPACT PADA MEDAN MAGNET INTENSITAS RENDAH

Aang Wisnugrahag, Ir. Muhammad Agung Bramanya, S.T., MT. M.Eng. Ph.D., IPM., ASEAN.Eng

2014 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Magnetorheological Fluid adalah salah satu fluida pintar yang propertinya dapat berubah tergantung lingkungan yang mempengaruhinya. Perubahan fase menunjukkan adanya perubahan viskositas yang dipengaruhi medan magnet. Ikatan antar partikel akan terbentuk sesuai arah medan magnet yang dapat dibuat dengan mensiasati elektromagnetnya. Kelebihan dari MR Fluid adalah dynamic yield strength yang dapat diubah ketika ada pengaruh medan magnet sehingga banyak aplikasinya seperti shock absorber, damper, dll. Dalam penelitian kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai pengaruh arah medan magnet terhadap karakteristik MR Fluid ketika fluida ini diberi beban impact dengan beberapa variasi medan magnet dan beban. Selain itu pada penelitian ini akan lebih konsentrasi pada percobaan dengan medan magnet intensitas rendah. Karakteristik MR Fluid akan diteliti dengan menampilkan perubahan jarak piston, kecepatan piston, dan tekanan yang terjadi pada alat penelitian ketika adanya gaya impact yang diberikan ke sistem. Penelitian dilakukan dengan fluida MRF-122EG yang dimasukkan ke dalam shock absorber yang diberi beban impact lewat piston dengan panjang stroke80 mm. Orificeberupa piston shock absorber dipasang di dalamnya dan elektromagnet dengan luas area yang terpengaruh medan magnet berada tepat di luar orifice. Beban impact sebesar 3,4 kg, 5 kg, 6,6 kg, 8,2 kg dijatuhkan dari loader dengan ketinggian 500 mm dari titik tertinggi piston. Medan magnet yang digunakan dalam penelitian adalah medan magnet dengan arah tegak lurus pipa yang dibuat dengan menyusun dua solenoida berinti mengapit shock absorber. Medan magnet yang digunakan pada penelitian ini mempunyai intensitas 0 mT – 100 mT. Pemaparan fenomena dan analisis karakteristik MR Fluid yang terjadi menggunakan data dari sensor jarak SRF04 dan sensor tekanan MPX 5100 DP yang langsung disambungkan ke PC. Hasilnya adalah redaman pada shock absorber meningkat seiring besarnya arus yang diberikan. Hal tersebut dapat terbaca dari kecepatan setelah impact yang semakin rendah dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik terjauh semakin lama. Perbandingan redaman antara shock absorber sebelum pergantian fluida dengan shock absorber dengan fluida MRF-122EG terlihat jauh berbeda dari segi kecepatan dan waktu.

Kata Kunci : Magnetorheological Fluid, redaman, medan magnet intensitas rendah, pembebanan impact.

  1. S1-FTK-2014-Aang_Wisnugrahag-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2014-Aang_Wisnugrahag-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2014-Aang_Wisnugrahag-complete.pdf  
  4. S1-FTK-2014-Aang_Wisnugrahag-tableofcontent.pdf