Laporkan Masalah

Hubungan antara Tingkat Orang Tua dengan Status Gizi Anak Usia 12-15 Tahun di Kabupaten Bantul

Cahyo Susilowati , Dra Neni Trilusiana, M.Kes.; Janatin Hastuti, S.Si, M.Kes

2007 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Latar belakang: Masalah gizi kurang merupakan salah satu kendala yang banyak terjadi di negara-negaru yang sedang berkembang. Sebagai akar masalah tersebut di masyarakat adalah rendahnya pendidikan, pengetahuan dan keterampilan serta tingkat pendapatan masyarakat. Hal tersebut juga menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi masalah gizi kurang. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan orangtua dengan status gizi anak usia 12-15 di kabupaten Bantul dengan menggunakan Indeks Massa Badan (IMB) menurut usia Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bertipe cross-sectional yang mengukur IMB-menurut usia siswa (n:178) dan siswi Qr'2.6r) berusia 12-15 tahun di kecamatan Bantul dan kecamatan Kretek, kabupaten Bantul, DIY. Dengan kategori: kurus (IMB <17,0), normal (IMB 18,5-25,0), dan gemuk (lMB > 25,0). Data pendidikan orangtua dengan kategori pendidikan ibu dan pendidikan ayah yang diperoleh dari kuesioner. Hubungan arttaratingkat pendidikan orangtua dengan status gizi anak dianalisis dengan koefisien korelasi speorman dengan signifftansi p<0,05. Hasil: Di kecamatan Bantul, secara keseluruhan status gizi dengan kategori kurus berjumlah 135 (6l,0oh), normal berjumlah 82 (37,1%), gemuk berjumlah 4 (1,8%). Di kecamatan Kretek, secara keseluruhan status gizi dengan kategori kurus berjumlah I39 (63,7%), normal berjumlah 76 (34,8%), gemuk berjumlah 3 (1,3%). Sedang pendidikan orangtua di kedua kecamatan tersebut dominan lulusan SMU. Signifikansi korelasi di Bantul berturut-turut adalah 0,321 dan 0,636 dan Kretek adalah 0,073 dan0,374. Kesimpulan: Masalah gizi di kabupaten Bantul masih banyak yang termasuk kategori kurus, meskipun kategori normal makin meningkat. Obesitas masih sangat jarang. Tidak ada perbedaan yang signifikan arfiara status gizi anak di Bantul dan Kretek, dan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan orangtua dengan status gizi anak di kabupaten Bantul.

Background: undenutrition is one of probrems that often happens in deveroping countries. The roots of the probrem in society are; low grade of education or rack of knowledge, Iack of skills, and low income. They are the factors which cause the problems of undernutrition. objective: This research's aim is to know the relationship between the parent,s grade of education and nutritional status of children was analayzed old in Kabupaten Bantul by using Body Mass Index (BMI) for age. Method: This was- a quantitative, cross-sectional research which measure BMI for age of boys (n=178) and girls (n=261) aged 12-15 years old, in kecamatan Bantul and Kecamatan ry^te_t, Kabupaten Bantur, and Kabupaten Kretek, Kabupaten Bantul, DIY. The categopry are: lean (BMI <17), normal (BMI 18,5-25,0), and fat (BMI>25,0). The data of parent,s education level were obtained by questioner. The relationship between by using spearman correlation coefficient with level of significant p<0,05. Results: In Kecamatan Bantul, the nutritional status of children: lean was I35 (61,0%) normal was 82 (37,1), and fat was 4(1,8%). In Kecamatan Kretek: lean was 139 (63,7%), normal was 76(34,8%), and fat was 3 (1,3%) (r,g%). In Kecamatan Kretek: lean was r3g (63,7%), normal was 76 (34,8%), and fat was 3(1,3%). Most of the parent's education level in both kecamatan are graduated from senior hight school. The significant correlation in Bantul are 0,321 and 0,636 and in Kretek are 0,073 and 0,374. conclusion: Nutritionar problem in kabupaten Bantul: A big number is included to the lean category, inspite of the increasing number oi normal state. obesity is very seldom. There was no significant difference or nutritional stafus between kecamatan Bantul and kecamatan Kretek, and there was no relationship between the parents grade of education with nutritional status of children 12-15 years old in Kabupaten Bantul.

Kata Kunci : status gizi, pendidikan orangtua, IMB-menurut usia antropometri

  1. S1-FKU-2007-174670-Cahyo-Susilowati-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-2007-174670-Cahyo-Susilowati-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-2007-174670-Cahyo-Susilowati-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-2007-174670-Cahyo-Susilowati-title.pdf