Laporkan Masalah

Kepemimpinan Kepala Desa dalam menumbuhkan demokrasi desa :: Suatu studi di Desa Penjajab, Desa Harapan, dan Desa Perapakan Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat

EFFENDI, Dr. I Ketut Putra Erawan, MA

2005 | Tesis | S2 Ilmu Politik

Kepemimpinan kepala desa merupakan hal yang penting dalam menumbuhkan demokrasi di desa. Oleh karena itulah, masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana kepemimpinan kepala desa mampu menumbuhkan demokrasi desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kepemimpinan kepala desa dalam menumbuhkan demokrasi desa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini di fokuskan di Desa Penjajab, Desa Harapan, dan Desa Perapakan Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 sampel dengan masing-masing desa sebanyak 40 sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan acak (random sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala desa di tiga desa memiliki kecenderungan yang berbeda. Desa Harapan dapat dikategorikan berada dalam kualitas kepemimpinan kepala desa yang sedang artinya berada di bawah Desa Penjajab, namun masih lebih bagus dibandingkan dengan Desa Perapakan. Hal ini berdasarkan pada tiga indikator kepemimpinan kepala desa yaitu kemampuan kepala desa dalam memotivasi, sebagai fasilitator dan kemampuan kepala desa dalam mengkomunikasikan gagasan dan idenya kepada masyarakat. Kepala Desa Perapakan lebih cenderung menjadi tipe pemimpin yang otokratis, sedangkan Kepala Desa Penjajab lebih cenderung menjadi tipe pemimpin yang demokratis. Tingkatan demokrasi desa pada tiga desa yang diteliti juga menunjukkan kecenderungan perbedaan satu desa dengan desa lainnya. Desa Penjajab dapat disebut sebagai desa yang paling demokratis dibandingkan dua desa lainnya. Namun demikian, demokrasi desa di Desa Harapan relatif lebih bagus dibandingkan dengan di Desa Perapakan. Kepemimpinan kepala desa ternyata berdampak pada demokrasi desa. Kepala desa dengan tipe kepemimpinan yang demokratis sebagaimana pada Desa Penjajab, cenderung memiliki iklim demokrasi desa yang lebih baik dibandingkan dengan kepala desa dengan tipe kepemimpinan otokratik sebagaimana di desa Perapakan yang cenderung demokrasi desanya kurang berkembang yang dilihat dari rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan peraturan dan dalam pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa oleh kepala desa.

The leadership of head of village plays an important role in developing democracy in the village level. Therefore, the problem formulated in this research is how the leadership of head of village is able to develop the democracy in the village level?. The purpose of this research is to determine the ability of the leadership of head of village in developing democracy in the village. The type of this research is descriptive-qualitative reseach. The location of this research is Penjajab Village, Harapan Village, and Perapakan Village, Pemangkat Subdistrict, Sambas District, West Kalimantan Province. The sample of this research is 120 sample, consisting of 40 sample in each village. The samples are taken using random sampling method. The result of research shows that the leadership of head of village in the three villages is relatively different. Harapan Village can be categorized into middle category of the leadership quality. It means that this village is worse than Penjajab Village, but it ’s better than Perapakan village. It’s based on three indicators of leadership, i.e. the ability of head of village in motivating, facilitating, and the ability of head of village to communicate the idea to community. The head of Perapakan Village tends to be the type of democratic leader. The level of democracy in the three villages also show a different level of democracy. Penjajab Village can be categorized into the most democratic village compared to two other villages. But, the democracy in Harapan Village is relatively better than the one in Perapakan Village. The leadership of head of village influences the democracy in village level. The head of village in democratic leadership type as the case in Penjajab Village tends to have the village democracy climate that is better than the leadership type of head of village as the case in that is better than the leadership type of head of village as the case in Perapakan Village in which their democracy tend to less developed in the view of the low community participation in policy management and in the control to the village governance by the head of village.

Kata Kunci : Pemerintahan Desa, Kepemimpinan Kepala Desa, Demokrasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.