Laporkan Masalah

Frekwensi Kelumpuhan Saraf Penggerak Bola Mata Di RS Mata Dr. YAP Tahun 1998

Dyah Ariyantini, dr. Hartono, Sp.M. ; dr. Achmad Djunaidi, SU

1999 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Bola mata bergerak di bawah kontrol saraf kranial III, IV dan VI. Kelumpuhan pada salah satu maupun ketiganya dapat mengakibatkan gangguan fungsi mata karena gerakan bola mata menjadi terbatas. Kelainan ini dapat discbabkan oleh berbagai sebab antara lain hipertensi, Diabetes Melitus; trauma, proses intra kranial dan Ca nasofaring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekwensi kelumpuhan saraf penggerak bola mata di RS Mata Dr. YAP Yogyakarta selama tahun 1998, Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang dilakukan secara rctrospektif dengan mengambil data sekunder dari catatan medik RS Mata Dr, YAP Yogyakarta. Subyek penelitian adalah penderita kelumpuhan saraf penggerak bola mata yang datang ke RS Mata Dr. YAP Yogyakarta selama tahun 1998, Variabel yang diteliti adalah jenis kelamin, umur, kelumpuhan saraf, diagnosis etiologi dan visus yang dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Selama tahun 1998 didapatkan 29 orang penderita kelumpuhan saraf penggerak bola mata. Dan hasil penelitiannya adalah sebagai berikut : frekwensi kejadian pada laki-laki (65,5%) lebih besar daripada perempuan (34,5%): kelompok umur yang terbanyak adalah antara 40-49 tahun (31%); kelumpuhan saraf yang terbanyak adalah saraf kranial VI (34,5%); penyebab terbanyak adalah disebabkan oleh trauma (37,9%); dan sebagian besar penderita kelumpuhan saraf penggerak bola mata tetap mempunyai visus normal.

-

Kata Kunci : kelumpuhan, bola mata

  1. S1-FKU-1999-DyahAriyantini-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1999-DyahAriyantini-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1999-DyahAriyantini-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1999-DyahAriyantini-Title.pdf