Laporkan Masalah

Frekuensi Brakhialgia di Poliklinik saraf RSUP DR DR Sardjito Yogyakarta tahun 1993-1993

Suranto, Dr. Imam Rusdi, DSS.; dr. Bambang Budiono, SU

1996 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Gangguan neuromuskuloskeletal merupakan problen yang serius dan tanpak tingginya angka absensi sakit, biaya peneliharaan kesehatan, hilangnya produktifitas dan penderitaan pribadi. trauna, Brakhialgia adalah nyeri yang terasa menjalar sepanjang lengan yang dapat timbul akibat lesi iritatif di radiks posterior C4 T1, atau akibat lesi iritatif pada pleksus brakhialis, atau pada fasikulus yang merupakan pangkal dari segenap saraf perifer lengan Lesi iritatif dapat berupa peradangan, neoplasma, aneurisma, fraktur tulang dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk nenberikan gambaran frekuensi dan frekuensi distribusi brakhialgia di poliklinik RSUP DR. Sardjito dalan kurun waktu dua tahun mulai 1 Januari 1993 sampai 31 Desenber 1994. Hal-hal yang diteliti adalah berupa frekuensi dan frekuensi disttribesi penderita brakhialgia menurut umur, jenis kelamin, sisi letak nyeri dan pekerjaan. Dari penderita Sardjito frekuensi hasil penelitian ini didapatkan brakhialgia di poliklinik saraf RSUP DR. sebesar 1,3%. Brakhialgia pada wanita nempunyai frekuensi distribusi yang lebih tinggi yaitu 59,1% daripada pria sebesar 40,9%. Berdasarkan kelompok unur tertinggi pada dekade ke empat yaitu 50 tahun sebesar 28,4%. Menurut pekerjaan terbanyak pada pegawai negeri yaitu 42,2% dan kemudian disusul guru sebesar 21,1%. 41 Perlu dilakukan penelitian yang lebih nendalan tentang brakhialgia dan faktor resikonya angka kesakitan dapat ditekan.

Kata Kunci : Gangguan neuromuskuloskeletal, Brakhialgia, peradangan, neoplasma, aneurisma, fraktur tulang

  1. S1-FKU-1996-66768-Suranto-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1996-66768-Suranto-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1996-66768-Suranto-tableofcontentpdf.pdf  
  4. S1-FKU-1996-66768-Suranto-title.pdf