Laporkan Masalah

PERANCANGAN SISTEM PNEUMATIC CONVEYOR UNTUK MENGANGKUT BASE POWDER SUSU

Tri Agung Arief Widiyatmoko, Dr. Ir. Subarmono, MT.

2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Pneumatic conveyor merupakan salah satu jenis mesin pengangkut yang biasa digunakan pada suatu pabrik atau plant untuk mentransfer bulk material. Pneumatic conveyor dapat didefinisikan sebagai seni dalam mentransportasikan bulk material melalui sistem perpipaan baik menggunakan tekanan negatif (vacuum/negative pressure conveyor), tekanan (positive negative pressure conveyor) ataupun gabungan keduanya (positive negative pressure conveyor). Pneumatic conveyor berupa sistem perpipaan yang mendapat subsidi tekanan dari air mover seperti kompresor atau blower yang menggerakkan material dari material intake menuju ke discharge point. Negative pressure pneumatic conveyor atau sering disebut dengan vacuum conreyor merupakan salah satu jenis Pneumatic conveyor. Pada proses pengolahan susu cair menjadi bubuk susu, pneumatic conveyor system digunakan untuk mengangkut bubuk susu menuju ke tempat penyimpanan sementara (storage silo) untuk diproses lebih lanjut. Bubuk susu ditransfer mulai dari feeder hopper yang terletak pada lantai dasar menuju storage silo. Pneumatic conveyor digunakan untuk mengangkut bubuk susu mulai dari feeder menuju ke silo dimana mempunyai jarak pengangkutan horisontal sejauh 22 meter dan jarak pengangkutan vertikal sebesar 26 meter. Pneumatic coweyor mempunyai kapasitas maksimum sebesar 3 ton/jam. Pada desain sistem pzeumatic conveyol yang dirancang untuk bekerja secara kontinu per hari. Pada desain yang dirancang, dilakukan penghitungan dan analisa pada komponen utama serta komponen pendukung meliputi sistem perpipaan, pipe support, feeder hopper, storage silo dan lain sebagainya. Daya yang dibutuhkan sistem pneumatic coweyor sebesar 29,1 HP dan diputar oleh motor listrik induksi tiga fase. Kecepatan putar motor listrik adalah 1500 rpm. Sistem pneumatic conveyor mernpunyai kecepatan awal pengangkutan sebesar 21 m/s, solid loading ratio senilai 7,1 dan dikategorikan sebagai metode transfer material dilute phase

-

Kata Kunci : vacuam conveyor, dilute phase, sistem perpipaan, air mover

  1. S1-FTK-2007-Tri_Agung_Arief_Widiyatmoko-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2007-Tri_Agung_Arief_Widiyatmoko-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2007-Tri_Agung_Arief_Widiyatmoko-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2007-Tri_Agung_Arief_Widiyatmoko-title2.pdf