Laporkan Masalah

Kesesuaian lahan untuk pertanian daerah Pajangan dan sekitarnya kabupaten Dati II Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

R. Bambang Heryanto, Drs. Tukidal Yunianto, M.Sc.; Drs. Suratman, M.Sc.

1991 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Daerah penelitian termasuk wilayah administratif Kabupaten Dati II Bantul dengan luas 34,69 km2 atau 3469 Ha, terdiri dari 6 satuan bentuklahan yaitu lerengkaki perbukitan denudasional (D), perbukitan struktural berbatuan batugamping napalan dengan puncak berombak (S1), perbukitan struktural berbatuan batugamping napalan dengan puncak membulat (S2), dataran aluvial (F1), tanggul alam (F2), dan dataran fluvio volkanik (V). Tujuan penelitian ini melakukan klasifikasi kesesuaian lahan aktual untuk lima jenis tanaman pertanian yaitu padisawah, kedelai, ketela pohon, jagung, dan kelapa. Klasifikasi kesesuaian lahan sampai kategori sub-kelas kesesuaian lahan dengan faktor pembatasnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan bentanglahan dengan satuan lahan sebagai satuan pemetaan. Satuan lahan diturunkan dari satuan bentuklahan, kemiringan lereng, dan penggunaan lahan. Daerah penelitian terbagai atas 43 satuan lahan. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik Stratified Purposive Sampling. Strata yang digunakan adalah satuan lahan, dan untuk pertimbangan peletakan lokasi sampel adalah macam tanah, sehingga ada 43 buah sampel, dan contoh tanah yang dianalisa di laboratorium sebanyak 29 buah. Klasifikasi kesesuaian lahan dilakukan dengan menggunakan teknik membandingkan antara kualitas lahan masing-masing satuan lahan dengan persyaratan tingkat kesesuaian lahan yang dibuat oleh CSR/FAO (1983) dan dimodifikasi dengan Pusat Penelitin Tanah (1981). Peta hasil penelitian skala 1 25.000. Faktor pembatas lahan yang ada pada sub-kelas kesesuaian lahan yang dominan adalah kondisi perkaran (r), retensi hara (f), dan medan (s). Kesesuaian lahan untuk tanaman padi sawah dengan kelas cukup sesuai (S2) adalah seluas 259,39 ha atau 7,48%, kelas hampir sesuai (S3) adalah seluas 903,16 ha atau 26,03%, kelas tidak sesuai saat ini (N1) adalah seluas 1.411,12 ha atau 40,68%, kelas tidak sesuai permanen (N2) adalah seluas 895,32 ha atau 25,81 %. Untuk tanaman kedelai dengan kelas hampir sesuai (53) adalah seluas 970,34 ha atau 27,97% kelas tidak sesuai saat ini (N1) adalah seluas 1.551,67 ha atau 54,73%, kelas tidak sesuai permanen (N2) adalah seluas 946,99 ha atau 17,30%. Untuk tanaman ketela pohon dan jagung dengan kelas hampir sesuai (S3) adalah seluas 645,33 ha atau 18,60%, kelas tidak sesuai saat ini (N1) adalah seluas 1.572,13 ha atau 45,32 %, kelas tidak sesuai permanen (N2) adalah seluas 1.251,54 ha atau 36,08 %, sedang untuk tanaman kelapa dengan kelas hampir sesuai (S3) adalah seluas 631,26 ha atau 18,20%, dan kelas tidak sesuai saat ini (N1) adalah seluas 1.433,05 ha atau 41,31% dan kelas tidak sesuai permanen (N2) adalah seluas 1.404,69 ha atau 40,49 % dari luas daerah penelitian.

-

Kata Kunci : Kesesuaian lahan,pertanian,Pajangan,Bantul,DIY

  1. S1-1991-56374-abstract.pdf  
  2. S1-1991-56374-bibliography.pdf  
  3. S1-1991-56374-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1991-56374-title.pdf