PENGARUH QUENCHING TERHADAP KETAHANAN LELAH BAJA POROS S45C
Susanto, Ir. R. Soekrisno, MSME, Ph.D
2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINPenelitian ini bertujuan unnrk menyelidiki pengaruh perlakuan quenching terhadap kekuatan lelah bahan baja poros S45C (AISI 1045) dengan beban amplitudo konstan. Proses perlakuan quenching dilakukan dengan memanaskan baja sampai suhu austenit (850°C) dan ditahan pada suhu tersebut selama 45 menit kemudian didinginkan dengan cepat dengan cara dicelup dalam media air. Struktur mikro yang dihasilkan dari proses quenching yaitu martensit yang bersifat keras dan getas. Hasil uji kekerasan untuk material yang di- quenching tertinggi dipermukaan dengan nilai 576 kg/mm2 dan terendah yaitu sebesar 476 kg/mm². Untuk raw material harga kekerasan rata-rata yang di-quenching yaitu sebesar 200,204 kg/mm² bahwa untuk raw material mempunyai kekuatan tarik rata-rata sebesar 731,3 Mpa rata-rata untuk spesimen yang di-quenching yang mempunyai nilai 912,4 Mpa. Pengujian kelelahan dilakukan machine yang beroperasi pada putaran 2850 rpm dengan beban amplitudo konstan. Beban awal yang diberikan untuk raw material dan spesimen yang di quenching masing-masing sebesar 59 % dan 57,8 % dari tegangan tariknya. Berdasarkan kurva S-N didapat persamaan kurva untuk raw material yaitu Y raw = materiars 444,92.X ' 0,2063 sedangkan untuk material yang di-qaqnching yaitu Y quench = 557,69 X'0,40001, sehingga dibawah tegangan 349,82 Mpa kurva S-N untuk material yang di-quenching akan lebih rendah dari raw material. Hal ini disebabkan karena struktur material setelah di-quenching menjadi getas dan rapuh.
-
Kata Kunci : 545C. quenching, kurva S-N