Laporkan Masalah

Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Pada Penderita Kanker Payudara Asal Daerah Istimewa Yogyakarta di RSUP Dr. Sardjito Tahun 1998

Ramdhan Lukiswara , Dr. Teguh Aryandono, Sp.B; dr. Indwiani Astuti, Ph.D

1999 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Kanker payudara merupakan penyakit keganasan pada wanita yang sering dijumpai. Di Indonesia kanker payudara masih menempati urutan kedua keganasan pada wanita setelah kanker leher rahim (Brotowasisto, 1991, cit. Haryana et al.,1993). Dapat dipastikan bahwa hormon dalam masalah ini berpengaruh, hanya saja mekanismenya belum jelas (Robbins, 1974). Kontrasepsi hormonal sebagai hormon ekscgen dewasa ini banyak dipakai oleh para akseptor Keluarga Berencana. Meskipun belum jelas tetapi diketahui bahwa kelebihan estrogen dan progestin akan memberikan efek pada jaringan payudara. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui berapa prosen pengguna kontrasepsi hormonal penderita kanker payudara berkorelasi dengan munculnya kejadian kanker payudara pada dirinya. Penelitian ini mengqunakan data kuesioner yang berasal dari 29 responden penderita kanker payudara asal DIY selama tahun 1998 di RSUP Dr. Sardjito. Dari 29 responden, 17 orang aqiantaranya (58,7%) menggunakan kontrasepsi hormonal sebagai alat kontrasepsi pilihannya. Dengan pendekatan Cross Sectional data tersebut kemudian dianalisis dan diuji statistik Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil yang diperoleh adalah penggunaan kontrasepsi hormonal mempunyai korelasi dengan kejadian kanker payudara. Meskipun demikian hal ini tidak dapat dijadikan acuan pada keadaan umum. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk jumlah responden yang lebih besar dan ruang lingkup yang lebih luas.

-

Kata Kunci : kontrasepsi hormonal, kanker payudara

  1. S1-FKU-1999-946639-Ramdhan-Lukiswara-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1999-946639-Ramdhan-Lukiswara-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1999-946639-Ramdhan-Lukiswara-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1999-946639-Ramdhan-Lukiswara-title.pdf