Laporkan Masalah

Aspek Psikososial Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian/ Hiperkatitas pada Murid Taman Kanak-kanak di Kotamadya Yogyakarta

Nurwestu Rusetiyanti , Dr. Moetrarsi F. DTM&H, DAJ.; dr. Sunartini, Ph.D, DSAK

1998 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas ( GPP/H) atau Attention Deficit Disorder adalah gangguan perkembangan yang tidak sesuai umur. perhatian kurang. kondisi hiperaktif. kompulsif atau keduanya yang tidak sesuai umur. Perlangsungan gejala lebih dari 6 bulan dan terjadi pada anak sebelum umur 7 tahun. terjadi gangguan baik di sekolah maupun di rumah. Prevalensi kejadian GPP/H adalah 1-20%pada anak usia sekolah. laki-laki lebih banyak dari perempuan. Anak dengan GPP/H memerlukan perhatian yang lebih banyak dan dukungan positif dari lingkungannya yang akan mempengaruhi perkembangan dirinya di masa datang. Karena itu masalah yang akan diteliti lebih lanjut adalah apa dan bagaimana aspek psikososial anak GPP/H murid TK di Kotamadya Yogyakarta tahun 1997 ? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek psikososial GPP/H pada murid TK di Kotamadya Yogyakarta sehingga masyarakat dapat mengambil sikap yang tepat terhadap anak GPP/H. Cara penelitian yaitu dilakukan pada anak GPP/H hasil penjaringan Pusat Pengkajian dan Pengamatan Tumbuh Kembang Anak (PPPTKA) Yogyakarta tahun 1997. menggunakan rancangan deskriptif retrospektif. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah dari 10615 murid Taman Kanak- kanak di Kotamadya Yogyakarta. 39 anak (0.39%) ditemukan dan didiagnosis GPP/H oleh tim PPPTKA. Dari 39 anak tersebut ternyata baik ibu maupun bapak sebagian besar berpendidikan lebih dari 9 tahun. Sebagian besar ibu tidak bekerja (59%). semua bapak bekerja. Keluarga dengan penghasilan ? Rp 250.000.00 sebanyak 61.5%. Tiga puluh delapan anak (97.4%) diasuh oleh orang tua sendiri dengan lama pengasuhan ? 8 jam sebanyak 32 orang (82.1%) Lima anak GPP/H (12.8%) berasal dari keluarga yang tidak lengkap ( orang tua tunggal ) dan hanya 1 anak (2.6%) yang diasuh oleh orang tua pengganti dan seluruh anak GPP/H diasuh di rumah sendiri. Dari 39 anak tersebut ternyata 30 anak (76.9%) tidak betah dan tidak suka menonton televisi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu aspek psikososial anak GPP/H adalah riwayat keluarga, pendidikan orang tua. pekerjaan orang tua. penghasilan. pengasuh, lama pengasuhan. tempat pengasuhan. orang tua tunggal, suka dan lama menonton televisi.

-

Kata Kunci : Gangguan pemusatan perhatian, hiperaktivitas, attention deficit disorder

  1. S1-FKU-1998-946531-Nurwestu-Rusetiyanti-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1998-946531-Nurwestu-Rusetiyanti-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1998-946531-Nurwestu-Rusetiyanti-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1998-946531-Nurwestu-Rusetiyanti-title.pdf