Laporkan Masalah

Kemampuan Predator Ikan Betta (Betta splenderes Regan) terhadap Larva Culex sp

Novalina Roni, Dr. Tri Baskoto TS, MSc.; Dr. Soesanto Tj, M.Sc, Comm H, DTM&H, PhD.

1995 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

Pengendalian nyamuk sebagai vektor penyakit dengan menggunakan bahan kimia hanya memberikan perlindungan sementara dan tidak dapat dilaksanakan terus-menerus, karena biaya operasionalnya relatif mahal dan mungkin penggunaan dosis yang kurang tepat akan mengakibatkan terjadinya resistensi nyamuk. Disamping itu akan menyebabkan timbulnya pencemaran lingkungan. Sedangkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), yaitu suatu cara pembersihan tempat penampungan air (TPA) seminggu sekali, yang dikembangkan dewasa ini banyak mengalami hambatan karena pengetahuan masyarakat yang masih rendah, masyarakat sibuk, dan harga air mahal. Oleh sebab itu perlu dilakukan suatu cara pemberantasan lain yaitu secara biologis, antara lain dengan penyebaran ikan pemakan jentik. Penelitian ini bertujuan menguji kemampuan ikan Betta (Betta splenderes Regan) sebagai predator alami larva dan pupa Culex sp dalam upaya pengendalian secara biologis. Metode yang digunakan ialah dengan menghitung kemampuan makan ikan Betta terhadap berbagai stadium larva dan pupa Culex sp sejalan dengan waktu pemaparan. Selang pengamatan yang digunakan adalah 0,5 jam, 6 jam, dan 12 jam. Hasil yang diperoleh kemudian diuji secara statistik menggunakan uji student-t test sampel-sampel berpasangan dan uji Anava satu jalan. Hasil yang diperoleh ternyata menunjukkan jumla larva yang dimakan semakin banyak seiring dengan bertambahnya waktu pemaparan dan berbeda secara sangat bermakna (P < 0,01) untuk setiap stadium larva dan pupa nyamuk Culex sp.

-

Kata Kunci : Nyamuk Culex sp, vektor penyakit, stadium larva, pupa nyamuk

  1. S1-FKU-1995-81187-Novalina-Roni-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1995-81187-Novalina-Roni-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1995-81187-Novalina-Roni-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1995-81187-Novalina-Roni-title.pdf