Laporkan Masalah

Dampak Relokasi Pasar Niten terhadap Tingkat Pendapatan Pedagang di Pasar Niten Desa Tirtonirmolo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul

Rica Julia Surbakti, Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si.

2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Pasar Niten adalah salah satu dari pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bantul yang mengalami kerusakan akibat gempa Mei 2006. Untuk memulihkan. kondisi dari keterpurukan dan berupaya bangkit kembali, maka Pemerintah Daerah merelokasi Pasar Niten ke lokasi yang baru. Relokasi tersebut akan memberikan dampak bagi stakeholder terkait dengan kegiatan di Pasar Niten. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik sosial pedagang Pasar Niten yang berjualan di Pasar Niten dan mengetahui perbedaan pendapatan pedagang Pasar Niten sebelum dan sesudah relokasi pasar. Selain itu dilihat juga jalur distribusi masukan barang di Pasar Niten. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu menggunakan analisis uji beda yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan tingkat pendapatan pedagang sebelum dan sesudah relokasi pasar menggunakan Paired Sampel T Test. Analisis frekuensi dan analisis peta digunakan untuk mengetahui sebaran jumlah maupun prosentase untuk tiap-tiap variabel dan juga untuk menentukan pola distribusi barang dan jasa di Pasar Niten. Sedangkan untuk menyederhanakan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca. menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa karakteristik pedagang di Pasar Niten secara umum adalah pedagang dengan didominasi perempuan, dengan tingkat pendidikan rendah yakni latar belakang pendidikan dasar dan tidak lulus sekolah dasar, dengan kelompok usia produktif. Pedagang sebagian besar berasal dari desa di sekitar Pasar Niten. Relokasi Pasar Niten tidak berdampak secara nyata terhadap pendapatan pedagang. Jalur distribusi barang di Pasar Niten sebagian besar berasal dari daerah di sekitarnya, seperti 42.5% yang berasal dari Kota Yogyakarta, 37.5% berasal dari Kabupaten Bantul, 15% dari Kabupaten Sleman, dan 2.5% dari Solo dan Semarang.

Niten is traditional market located on Bantul district which damaged by earthquake on May 2006. To recover the conditions of damage to rise again, the Local Government relocated Niten traditional market. Relocation will give effect to the relevant activities of stakeholder in Niten traditional Market. The aims of this research are to know Niten traditional market's social characteristic traders in it and knowing the differences trader's income before and after relocation. Besides, it is also seen the input distribution channels in Niten traditional market. It is a quantitative research which uses different test analysis (Paired Samples T Test) to find any differences of trader's income before and after the earthquake. Maps and frequency analysis are used to determine distribution and percentage of each using variables and determine the goods and services pattern in Niten market. Also descriptive analysis is used to simplify data into table. The results of this study found, generally the characteristics of traders in Niten traditional market are female traders, low-level education included, educational background, ungraduated from elementary school and productive age category. The traders mostly come from the village all around Niten Market. Market Relocation Niten is not significantly affected to trader's income. Distribution channels of goods in the market Niten mostly come from the surrounding area, such as 42.5% original from the city of Yogyakarta, 37.5% came from the district of Bantul, 15% of Sleman regency, and 2.5% of the Solo and Semarang.

Kata Kunci : Dampak, Relokasi, Pendapatan, Distribusi Barang, Effect, Relocation, Income, Products Distribution

  1. S1-2010-198490-abstract.pdf  
  2. S1-2010-198490-bibliography.pdf  
  3. S1-2010-198490-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2010-198490-title.pdf