Analisis potensi dan tipe gerakan massa tanah atau batuan DAS Ngijo DIY
Putri Dewi Rostiani, Dr. Djati Mardiatno, S.Si., M.Si.
2010 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan tipe gerakan massa tanah atau batuan di DAS Ngijo dan menganalisisnya. Analisis dilakukan dengan mengetahui karakteristik wilayah yaitu karakteristik geomorfologi, tanah, hidrologi, serta aspek sosial. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified purposive sampling. Teknik pengambilan sampel secara stratified dilakukan dengan mengambil sampel sesuai dengan kemiringan lerengnya sedangkan pengambilan sampel secara purposive dilakukan dengan mengambil sampel pada titik terjadinya gerakan massa tanah atau batuan. Masing-masing data yang diperoleh diberi harkat. Klasifikasi jumlah harkat dilakukan untuk mengetahui besarnya potensi gerakan massa tanah atau batuan yang terjadi. Tipe gerakan massa tanah dan batuan diketahui berdasarkan survey lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe gerakan massa tanah atau batuan yang ditemukan di DAS Ngijo meliputi longsoran, aliran, jatuhan, sebaran, dan amblesan dengan tiga tingkatan potensi gerakan massa tanah dan batuan yaitu rendah, sedang, tinggi. Potensi gerakan massa tanah atau batuan yang rendah berada pada dataran aluvial, sebagian kaki perbukitan denudasional, dan sebagian kaki perbukitan struktural. Zona potensi gerakan massa tanah atau batuan sedang berada pada kemiringan lereng 15-25% yaitu pada sebagian besar deretan pegunungan baturagung yang masuk DAS Ngijo. Zona potensi gerakan massa tanah atau batuan yang tinggi berada pada kemiringan lereng lebih dari 13%. Kondisi ini disebabkan karena banyaknya mataair dan penggunaan lahan yang tidak tepat. Mataair dapat mempercepat proses pelapukan batuan yang menyebabkan batuan menjadi tidak stabil kedudukannya.
The purposes of this research are to know the type and the potency of mass movement in Ngijo drainage basin and to analyze them. It is analized by knowing the regional characteristics, that are geomorphology, soil, hidrology, and social aspect. Sample intake is done by stratified purposive sampling. Stratified sampling is done by taking a sample as according to inclination of slope while purposive sampling is done in the place that mass movement happens. Everydata is given score. Classification of amount score has been done to know the potency level of mass movement. Type of mass movement is known from field survey. According to the result, types of mass movement in Ngijo drainage basin are slides, flows, falls, spreads, and subsidence with 3 potention levels of mass movement, they are low, medium, and high. Low potention of mass movement are in alluvial plain, part of denudasional hills's foot, and part of structural hill's foot. Medium potention of mass movement zone is in the slopes between 15 to 25 % that is mostly in baturagung mountain on Ngijo drainage basin. High potention of mass movement zone is in the slopes more than 15%. This condition is caused by the number of springs and imprecise of land uses. Springs can quicken the decay process of rocks that causes the rock become unstable
Kata Kunci : Gerakan massa tanah atau batuan, geomorfologi, dan hidrologi,mass movement, geomorphology, and hidrology