Sikap dan Perilaku Keluarga terhadap Penderita Diabetes Mellitus dan Partisipasinya dalam Penatalaksanaan Diabetes Mellitus
FX. Budiman , Dr. Ahmad Husain Asdie.; dr. Doeljachman Mh. SKM, MSc
1994 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERDiabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit untuk seumur hidup, yang mengenai semua perlapisan/ kelompok dalam masyarakat. Prevalensi DM ini meningkat sesuai dengan bertambahnya angka harapan hidup. Di Yogyakarta, prevalensi DM diperkirakan sekitar 150 per 10.000 penduduk. Penelitian pendahuluan ini bertujuan mengetahui gambaran sikap, perilaku dan partisipasi keluarga penderita DM dan seberapa besar pengaruhnya pada penatalaksanaan penderita DM. Pengumpulan variabel prediktor menggunakan teknik wawancara tersusun terhadap responden. Kadar Gula Darah penderita DM diperoleh dari catatan medik penderita di RSUP Sardjito, Yogyakarta. Pengujian hipotesa penelitian menggunakan analisis korelasi. Sedangkan untuk menguji signifikansi antara variabel digunakan metode chi-pangkat dua. dua Berdasarkan hasil penelitian, diketahui jumlah penderita yang dirawat baik ada 16 orang ( 47,06 % ), sedangkan yang terawat jelek ada 18 orang (52,94 %). Sikap keluarga dalam kategori II (sedang) menunjukkan prosentase terbesar 76,48% (29 orang). Perilaku dan partisipasi keluarga sebagian besar termasuk dalam kategori II (sedang), masing-masing memiliki prosentase 76,48 % (26 orang) dan 73,53% (25 orang ). Hasil korelasi antara variabel sikap, perilaku dan partisipasi menunjukkan nilai negatif dan besaran aljabar yang kecil, yaitu: -0,18,-0,08 dan -0,19. Hasil ini menunjukkan bahwa sikap, perilaku dan partisipasi keluarga tidak dapat digunakan untuk memprediksi kondisi keterawatan penderita DM, yang dapat diamati dari besarnya penurunan kadar gula darah penderita.
-
Kata Kunci : Diabetes Mellitus (DM), kadar gula darah