Laporkan Masalah

Infeksi Nematoda Usus Yang Ditularkan Melalui Tanah Pada Anak Sekolah Dasar Di Daerah Pedesaan (Klaten) Dan Perkotaan (Yogyakarta)

Ignatius Suryatmoko, Dra. Budi Mulyaningsih, MS ; Dra. E. Sutarti, SU

1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Soil-transmitted helminth (STH) Adalah Nematoda usus yang paling sering menginfeksi manusia. Infeksic acing mempunyai pengaruh terhadap keadaan malnutrisi pada nak-anak yang dapat menyebabkan gangguan perkembangan fisik dan mental. Oleh karena itu cukup tingginya prevalensi infeksi SRH pada anak-anak menjadi masalah yang serius. Faktor-faktor penting dalam epidemiologi infeksi STH antara lain Adalah tata cara hidup penduduk, keadaan hygiene dan sanitasi lingkungan yang kurang memenuhi syarat Kesehatan, terutama di pedesaan, serta keadaan sosial ekonomi yang kurang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan bermakna antara prevalensi infeksi STH pada anak sekolah dasar di daerah perkotaan dan pedesaan. Selain itu juga mengetahui hubungan antara kebiasaan hidup anak dengan infeksi STH. Penelitian ini merupakan cross-sectional study, dilakukan dengan memeriksa tinja murid SDN Kecemen I, Klaten (pedesaan) dan SD BOPKRI Demangan, Yogyakarta (perkotaan) dan didukung oleh data dari kuesioner. Subyek penelitian terdiri dari 69 anak, 34 anak berasal dari SDN Kecemen I, Klaten dan 35 anak berasal dari SD BOPKRI Demangan, Yogyakarta. Hasil Penelitian menunjukkan prevalensi infeksi STH lebih besar pada murid SD Kecemen I, Klaten (44,12%) dibandingkan pada murid SD BOPKRI Demangan, Yogyakarta (14,29%). Analisa menunjukkan bahwa perbedaan itu bermakna secara statistic (p<0,01). Infeksi STH berbeda bermakna pada anak yang memiliki kebiasaan BAB di WC dan kebiasaan momotong kuku secara rutin dibandingkan pada anak yang tidak memiliki kebiasaan tersebut (p< 0,05), tetapi tidak menunjukkan perbedaan bermakna pada anakyang memiliki kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, makan dengan sendok, minum obat cacing dan memakai alas kaki dibandingkan pada anak yang tidak memiliki kebiasaan tersebut (p> 0,05).

Kata Kunci : Soil-transmitted helminth (STH), infeksi cacing

  1. S1-FKU-1995-IgnatiusSuryatmoko-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1995-IgnatiusSuryatmoko-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1995-IgnatiusSuryatmoko-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1995-IgnatiusSuryatmoko-Title.pdf