Laporkan Masalah

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Putus Obat (Drop Out) Pada Penderita Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Kec. Lasusua Dan Puskesmas Kec. Ngapa Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara

Usman, Purwanta, S.Kp., M.Kes. ; Haryani, S.Kp., M.Kes.

2007 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Metode : Penelinan inl merupaka penelitian kualitatif pada penderita TB Paru yang putus berobat atau DO (drop out) dengan menggunakan mectode wawancara mendalam. Untuk pengambilan sampel menggunakan purposiye sampling dengan responden sebanyak 20 responden yang terdirt dari penderita TB Paru yang DO 10 orang scbagai subyek utama. PMO dan petugas kesehatan sebagai subyek tambahan masing-masing 5 orang. Instrument utama dalam pengambilan data adalah peneliti sendin dengan perlengkapannya yaitu Tipe Recorder, panduan wawancara, dan catatan lapangan Hasil : Wawancara mendalam terhadap subyek penclitian yatu PMO dan penderita yang putus berobat dilakukan di masing-masing rumah pendenta. adapun jumlah subyek penclitian sebanyak 20 orang, terdin dan penderita Tuberkulosis Paru yang putus berobat. pengawas minum obat (PMO) dan petugas keschatan. Kesimpulan : drop out terjadi karcna kurangnya pemahaman terhadap penyakit tuberculosis paru. efek sawping obat anti tuberculosis, merasa sudah sembuh, waktu pengobatan yang cukup lama (minimal 6 bulan). adanya stigma. jauhnya jarak rumah ke tempat pelayanan kesehatan, PMO tidak berhasil dalam meyakinkan pendenta yang mengalami gangguan gejala samping obat, petugas keschatan kurang empaty dalam menerima keluhan pendenta dan distribusi obat anti tuberculosis.

Background : Tuberculosis is one of the infection disease causing deathly than others infection. About 9 million people get the new infection in every year and 3 million people died, in the developing countries, the death caused TBC was about 25 %, from the total death. 75 % are at the productive ages (15-20 years old). Indonesia is one of the developing countries which has the biggest TBC contribution, after India and China. The goverment has been trying to reduce it by Gerakan Terpadu Nasional Penanggulangan TBC (Gerdunas) or Discovery of National Integrated Movement. It was using DOTS (Directly observed treatment Shortcourse). Purpose : To know the factors influencing DO (Drop Out) to the TBC Public Health Centre, at around Public Health Centre Lasusua region and Ngapa, North Kloaka Regency, Southeast Province. Method : This research was using qualitative data to the TBC sufferers whose stopped medicine treatmen controle or DO by using interview method. For samples., using purposive sampling—20 respondents whose suffered TBC. And DO 10 was as a main subject. PMO and medical team was as in addition. Each of them were 5 persons. The main instrument in taking data was done individually, using tape recorder, interviews, observation notes. Result : PMO (Medical persons control drinking medicine) persons interview and DO suffers’ were done at their home. Total persons of research were 20-TBC sufferers whe

Kata Kunci : penyaki infeksi, tuberculosis paru, drop out, pengawasan

  1. S1-FKU-2007-Usman-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-2007-Usman-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-2007-Usman-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-2007-Usman-Title.pdf