Laporkan Masalah

Evaluasi Program Smart Wukirsari Agrofarming BEM KM Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada di Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul

Kheisa Ratna Prastimaya, Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D.

2026 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Program SWARA merupakan upaya pemberdayaan masyarakat perempuan berbasis pertanian terpadu di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Program ini mengintegrasikan sistem budidaya akuaponik yang dikombinasikan dengan greenhouse dalam rangka pemanfaatan lahan pekarangan dan mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program SWARA atau Smart Wukirsari AgroFarming yang diinisiasi oleh BEM KM Sekolah Vokasi UGM. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Model evaluasi yang digunakan yaitu CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks memiliki relevansi terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pada aspek input, SDM, sarana prasarana, dan dukungan stakeholders mendukung dalam perencanaan dan pelaksanaan program meskipun sempat terkendala anggaran yang tidak sesuai. Pada aspek proses, implementasi program berjalan dengan baik yang dapat dilihat dari partisipasi dan interaksi serta pemilihan metode pembelajaran yang sesuai. Meskipun terdapat kendala yaitu kurangnya komunikasi dan pemahaman materi. Pada aspek produk, program berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan lahan. Ditinjau dari aspek keberlanjutan, dari segi sosial dan ekonomi cukup baik tetapi ekonomi kurang karena belum adanya peningkatan pendapatan.

The SWARA program is an effort to empower the integrated agriculture-based women's community in Wukirsari Village, Kapanewon Imogiri, Bantul Regency. This program integrates aquaponic cultivation systems combined with greenhouses in the context of yard land utilization and supports household food security. This study aims to evaluate the implementation of the SWARA Program or Smart Wukirsari AgroFarming initiated by BEM KM Vocational School UGM. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation. The evaluation model used is CIPP (Context, Input, Process, Product). The results of the study show that the context aspect has relevance to the socio-economic conditions of the community. In terms of inputs, human resources, infrastructure, and stakeholder support support in planning and implementing programs even though they were constrained by inappropriate budgets. In terms of the process, the implementation of the program is going well, which can be seen from participation and interaction as well as the selection of appropriate learning methods. Although there are obstacles, namely lack of communication and understanding of the material. In the product aspect, the program has succeeded in increasing knowledge, technical skills, and community awareness in land use. From the aspect of sustainability, from a social and economic point of view, it is quite good but the economy is lacking because there has been no increase in income.

Kata Kunci : Evaluasi program, akuaponik, greenhouse, Pemberdayaan masyarakat, Kelompok wanita Tani

  1. S1-2026-504301-abstract.pdf  
  2. S1-2026-504301-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-504301-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-504301-title.pdf