Kesesuaian Lahan untuk Tambak Udang Windu pada Daerah Pesisir antara Sungai Opak dan Sungai Progo Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
Saefudin, Dr. H. Suratman Worosuprojo, M.Sc.
2003 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANEvaluasi kesesuaian lahan merupakan tema dari penelitian ini, yang diberi judul Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tambak Udang Windu pada Daerah Pesisir antara Sungai Opak dan Sungai Progo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari lahan yang sesuai, apabalia akan digunakan untuk tambak udang windu, baik yang bersifat saat ini (aktual) maupun yang akan datang (potensial). Penelitian dilakukan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kretek, Kecamatan Sanden, dan Kecamatan Srandakan, khususnya pada daerah pesisir antara Sungai Opak dan Sungai Progo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei yaitu melakukan pengamatan, pengukuran, klasifikasi, pencatatan, evaluasi secara sistematik, dan wawancara. Penelitian yang dilakukan berkaitan dengan sifat-sifat tanah, sifat-sifat airtanah, sifat-sifat air sungai, dan kondisi pertanian sebagai informasi tambahan. Data-data yang dibutuhkan sebagai sifat-sifat tanah dan air adalah tekstur tanah, pH tanah, kandungan unsur hara (BO, N, P, K, Ca, dan Mg), salinitas air, kecerahan air, temperatur air, pH air, kadar oksigen terlarut (DO), amoniak, nitrit, jumlah bulan kering, curah hujan tahunan rata-rata, pasang surut air laut, dan banjir. Analisis data dilakukan menggunakan metode pencocokan (matching), yaitu mencocokan kualitas karakteristik lahan dengan persyaratan tambak udang windu. Berdasarkan analisis tersebut, hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi lahan di daeral? penelitian secara aktual tidak sesuai untuk tambak udang windu, khususnya mengenai kualitas/karakteristik lahan, tekstur tanah, ketersedian unsur hara, salinitas, dan banjir. Hasil ini diperoleh berdasarkan pencocokan antara kualitas/karakteristk lahan dengan persyaratan tambak udang windu. Kelas kesesuaian lahan aktual pada masing-masing satuan lahan adalah: Nngi (Lg, Ge, Tg, Lg, Ge, Sw, dan Db Ae 3 Sw), Nngxi (Db Ae 1 Sw), dan Nmgi (Bp Re.1 Sw) sedangkan kelas kesesuaian lahan potensial pada masing-masing satuan lahan adalah: S2ngi (Lg Ge Sw. Lg Ge Tg. dan Db Ae.3 Sw), S2ngxi (Db Ae.1 Sw) dan Nmi (Bp Re.I Sw) Kesimpulan yang dapat diambil dan penelitian ini adalah bahwa kondisi lahannya secara aktual tidak sesuai untuk tambak udang windu. Hal ini dikarenakan kualitas/karakteristik lahannya tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup udang windu dalam tambak. Kelas kesesuaian lahan aktualnya menunjukkan kelas yang tidak sesuai (N) pada semua satuan lahan, sedangkan kelas kesesuaian lahan potensialnya adalah agak sesuai (S2) pada semua satuan lahan yang diteliti, kecuali pada satuan lahan Bp Re.1 Sw, karena tidak dapat diperbaiki dan tidak menguntungkan jika dilakukan perbaikan pada pembatas lahannya.
Evaluation of Land suitability was the theme of this research, entitled "Evaluation of Land Suitability for Tiger Shrimp Pond on Coastal Area between Opak River and Progo River". The aim of this research was to find out the suitable land for tiger shrimp pond, i.e. current land suitability as well as potential land suitability. This research was conducted in three subdistricts i.e. Kretek Subdistrict, Sanden Subdistrict, and Srandakan Subdistrict, especially on the coastal area between Opak River and Progo River. The research was carried out using survey method i.e. doing observation, measurment, classification, data registration, systematic evaluation, and interview. This research is related to land properties, groundwater properties, stream water properties, and agricultural condition as additional information. The data required by this research are soil texture, soil pH, nutrient availability (BO, N, P, K, Ca, and Mg), water salinity, water turbidity, water temperature, water pH, Dissolved Oxygen, NH3, NO2, number of dry month, average of annual rainfall, sea water tidal, and flood. The data analysis was done using matching method, i.e. matching the land quality or the land characteristic with the requirement of tiger shrimp pond. Based on the analysis, the result of this research shows that the land condition in the research area is currently not suitable, especially on its land quality or its land characteristic, soil texture, nutrient availability, salinity, and flood. This result was obtained from the matching of the land quality with the requirement of tiger shrimp pond. The current land suitability on each land unit are TSngi (Lg Ge Sw, Lg Ge Tg, and Db Ae.3 Sw),), TSngxi (Db Ae. 1 Sw), and TSrngi (Bp Re. 1 Sw), whereas the potential land suitability on each land unit are ASngi (Lg Ge Sw. Lg Ge Tg, and Db Ae.3 Sw), Asngxi (Db Ae.l Sw), and TSmgi (Bp Re. 1 Sw). The conclusion can be taken from this research is that the land condition is currently not suitable for tiger shrimp pond, because its land quality or its land characteristic does not meet the life requirement of the tiger shrimp in the pond. The class of current land suitability is Not Suitable (TS) for all land unit, whereas the class of potential land suitability is Moderately Suitable (AS) for all land unit observed, except on land unit Bp Re. 1 Sw, because it can not be improved and it is not giving any advantages if we did the improvement on its land limitation.
Kata Kunci : Kesesuaian lahan, tambak udang windu, Bantul, DIY