Laporkan Masalah

Penggunaan metode tissotindicatrix untuk evaluasi distorsi beberapa proyeksi peta skala kecil daerah sekitar ekuator

Rizki Noor Hidayat W., Drs. Mas Sukoco, M.Sc.; Drs. Noorhadi Rahardjo, M.Si.P.M.

2003 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Proyeksi peta secara aplikatif digunakan pada hampir semua peta. Atlas merupakan produk Kartografi paling dominan yang dihasilkan hingga saat ini sebagai perwujudan kompilasi peta - peta tematik dalam skala kecil. Proyeksi peta mencoba memindahkan kenampakan pada permukaan bumi. Beberapa proyeksi peta meminimalisir kesalahan satu aspek dengan mengorbankan aspek lainnya beberapa yang lainnya mencoba untuk mendapatkan kesalahan yang berimbang. Penelitian ini berjudul "Penggunaan Metode Tisset Indicatrix Untuk Evaluasi Distorsi Beberapa Proyeksi Peta Skala Kecil Daerah Sekitar Ekuator". Tujuan penelitian ini adalah memberikan penilaian berdasarkan nilai distorsi arah, bentuk, jarak dan area dengan melakukan komparasi dan klasifikasi terhadap setiap nilai distorsi proyeksi peta terukur untuk mendapatkan proyeksi paling sesuai untuk daerah sekitar ekuator terutama Wilayah Kepulauan Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode matematis dan grafis. Metode matematis dalam hal ini menggunakan Tissot Indicatrix dan pembuktian matematis untuk menghitung besarnya distorsi di lokasi lokasi terukur. Metode grafis dilakukan dengan melakukan superimpose terhadap Indicatrix setiap proyeksi pada kelas yang sama. Proyeksi peta yang digunakan adalah: Azimuthal Gnomonis Transversal, Azimuthal Stereografis Transversal, Azimuthal Orthografis Transversal, Silinder Konform Normal, Silinder Ekuivalen Normal, Silinder Sentral Normal, Proyeksi Kerucut dengan dua paralel standar pada lintang 3º dan 6º yaitu: Konform Lambert dan Kerucut Ekuivalen Albers. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi Proyeksi Kerucut Konform Lambert dan Kerucut Ekuivalen Albers paling sesuai digunakan untuk Pemetaan Seluruh Wilayah Kepulauan Indonesia pada peta skala sedang dan kecil, sedangkan untuk Pemetaan Pulau -Pulau kecil dipilih Proyeksi Azimuthal Stereografis Transversal sebagai proyeksi yang paling sesuai. Rekomendasi ini didasarkan pada peringkat nilai kesalahan absolut rerata yang dicapai dari kedelapan proyeksi yang dikaji. Rerata diperoleh dari kesalahan absolut minimal dan maksimal keseluruhan aspek distorsi. Nilai absolut digunakan karena negasi dari akumulasi indeks ideal tidak mencerminkan Nilai tetapi Aspek.

-

Kata Kunci : Distorsi ,proyeksi peta

  1. S1-2003-94381-abstract.pdf  
  2. S1-2003-94381-bibliography.pdf  
  3. S1-2003-94381-title.pdf