Pengaruh Hubungan Interaksi Manusia terhadap Pola Konsumsi Pakan Alami dan Non-Alami pada Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Tlogo Muncar, Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta
Jova Salamah Harani, drh. Fajar Budi Lestari, M. Biotech., Ph.D.
2026 | Tugas Akhir | D4 Teknologi Veteriner
Monyet ekor panjang (MEP) memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya. Objek Wisata Alam Tlogo dikenal sebagai kawasan wisata konservasi sekaligus habitat alami MEP. Interaksi manusia di kawasan wisata berpotensi memengaruhi pola konsumsi pakan MEP yang berdampak pada kondisi fisiologisnya. Sampai saat ini belum terdapat penelitian yang secara khusus mengkaji pengaruh interaksi manusia di kawasan Tlogo Muncar terhadap pola konsumsi pakan MEP di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hubungan interaksi manusia dengan pola konsumsi pakan MEP, khususnya di kawasan wisata. Pengamatan dilaksanakan selama 30 hari pada bulan September hingga Oktober tahun 2025 di OWA Tlogo Muncar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah scan sampling dengan objek yang diamati terdiri dari 2 kelompok MEP. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk dan uji normalitas Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi pakan MEP didominasi oleh pakan non-alami sebesar 64?n pakan alami sebesar 36%. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa interaksi manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap pola konsumsi pakan MEP (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi manusia berupa jumlah pengunjung bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi pola konsumsi pakan MEP, sehingga diduga terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam memengaruhi pola konsumsi pakan di kawasan OWA Tlogo Muncar.
Long-tailed
macaques (Macaca fascicularis) are
highly adaptable to environmental changes. The Tlogo Muncar Nature Tourism Site is known as both a conservation tourism site and a natural habitat
for this species.
Human interactions within
the tourism area have
the potential to influence macaque feeding patterns, which may in turn affect
their physiological condition. Currently, there is no study has specifically
examined the effect of human interactions in the Tlogo Muncar area on the
feeding patterns of long-tailed macaques. This study aims to analyze the
influence of human interactions on the feeding patterns of macaques,
particularly in tourism areas. Observations were conducted for 30 days from
September to October 2025. The method used in this study was scan sampling, with two groups of macaques as the observed
subjects. Data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and the
Spearman correlation test. The results showed that macaque feeding patterns
were dominated by anthropogenic food (64%), while natural food accounted for
36%. The Spearman correlation test indicated that human interaction did not have a significant effect on macaque
feeding patterns (p > 0.05).
The results indicate that human interaction, as reflected by visitor numbers,
is not the primary factor
influencing the feeding patterns
of long-tailed macaques, suggesting that other factors may play a more
dominant role in influencing feeding behavior in the Tlogo Muncar Nature
Tourism Site.
Kata Kunci : interaksi manusia, Monyet ekor panjang, pola makan, Taman Nasional Gunung Merapi