Laporkan Masalah

Peran Kematangan Emosi dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Homesickness pada Mahasiswa Rantau Tahun Pertama

Fita Surya Khairunnisa, Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A.

2026 | Skripsi | PSIKOLOGI

Mahasiswa rantau tahun pertama sangat rentan terhadap homesickness yang ditandai oleh perasaan rindu mendalam terhadap rumah dan orang yang dicintai. Berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, dapat memengaruhi homesickness mahasiswa rantau, termasuk kematangan emosi dan dukungan sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kematangan emosi dan dukungan sosial teman sebaya terhadap homesickness pada mahasiswa rantau tahun pertama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan teknik non-probability sampling. Partisipan penelitian berjumlah 215 mahasiswa rantau tahun pertama yang berusia 18—21 tahun. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Skala Kematangan Emosi, Social Provisions Scale, dan Skala Homesickness. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kematangan emosi dan dukungan sosial teman sebaya secara simultan berperan negatif dan signifikan terhadap homesickness mahasiswa rantau tahun pertama, F(2, 212) = 48,2, = 0,306, p < 0>,001. Namun, hasil uji parsial menunjukkan bahwa hanya kematangan emosi yang berperan signifikan dan negatif terhadap homesickness, sementara dukungan sosial teman sebaya tidak menunjukkan peran yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor internal memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan faktor eksternal dalam memengaruhi homesickness mahasiswa rantau tahun pertama.

First-year students living away from home are highly vulnerable to homesickness, characterized by intense longing for home and loved ones. Various internal and external factors may influence homesickness among students living away from home, including emotional maturity and peer social support. This study aimed to examine the role of emotional maturity and peer social support in homesickness among first-year students living away from home. A quantitative non-experimental design with a non-probability sampling technique was used. A total of 215 first-year students living away from home aged 18—21 years participated in this study. The instruments used included Skala Kematangan Emosi, Social Provisions Scale, and Skala Homesickness. The results of the multiple regression analysis revealed that emotional maturity and peer social support simultaneously had a significant negative effect on homesickness among first-year students living away from home, F(2, 212) = 48.2, = 0.306, p < 0.001. However, the partial analysis indicated that only emotional maturity had a significant negative effect on homesickness, whereas peer social support did not show a significant effect. These results suggest that internal factors play a greater role than external factors in influencing homesickness among first-year students living away from home.

Kata Kunci : kematangan emosi, dukungan sosial teman sebaya, homesickness, mahasiswa rantau

  1. S1-2026-497949-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497949-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497949-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497949-title.pdf