Laporkan Masalah

Beyond The Kitchen, Across the Borders: Evidences of Collaborative Governance in Indonesia's Gastrodiplomacy Strategy, Indonesia Spice Up the World (ISUTW)

Hana Nadhira Kusumawardhani, Dr. Ario Wicaksono, M.Si., Ph.D

2026 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Meskipun Indonesia memiliki warisan kuliner dan rempah yang kaya, visibilitas kuliner Indonesia di tingkat internasional masih relatif rendah, dan inisiatif gastrodiplomasi sebelumnya kerap terfragmentasi di antara kementerian dan aktor non-negara. Diluncurkan pada tahun 2021, Indonesia Spice Up the World (ISUTW) dirancang sebagai payung kebijakan yang integratif untuk menyinkronkan berbagai upaya gastrodiplomasi serta mencapai target seperti perluasan restoran Indonesia di luar negeri dan peningkatan ekspor rempah serta produk pangan. Tesis ini mengkaji bagaimana tata kelola kolaboratif diwujudkan dalam ISUTW selama periode 2021–2024, serta faktor-faktor kelembagaan yang mendukung maupun menghambat kolaborasi tersebut. Dengan menggunakan strategi studi kasus kualitatif, penelitian ini memanfaatkan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan dari unsur pemerintah dan non-pemerintah, serta menganalisis data melalui framework analysis yang dipandu oleh kombinasi kerangka collaborative governance dari Ansell dan Gash (2008) serta Koppenjan (2024). Temuan penelitian menunjukkan bahwa ISUTW memiliki kekuatan relasional, tetapi rapuh secara kelembagaan. Kepemimpinan fasilitatif dari kementerian koordinator berperan penting dalam menghimpun aktor, membangun pemaknaan bersama melalui narasi terpadu, serta memungkinkan pertukaran pengetahuan dan tumbuhnya kepercayaan kerja, terutama pada fase awal. Namun demikian, kolaborasi tetap didominasi oleh negara, sementara partisipasi aktor non-negara cenderung bersifat informal dan hanya dilembagakan secara selektif. Ketiadaan pendanaan khusus, keterlambatan dan lemahnya landasan hukum, kekakuan birokrasi, serta pergantian perwakilan turut menghambat ketegasan pengambilan keputusan dan keberlanjutan kolaborasi. Oleh karena itu, keberlanjutan kolaborasi gastrodiplomasi memerlukan penguatan landasan kebijakan dan anggaran, pelembagaan partisipasi aktor non-negara, serta jalur operasional yang selaras dengan kelayakan implementasi.

Despite Indonesia’s rich culinary and spice heritage, its international culinary visibility remains relatively low and past gastrodiplomacy initiatives have often been fragmented across ministries and non-state actors. Launched in 2021, Indonesia Spice Up the World (ISUTW) was designed as an integrative policy umbrella to synchronize gastrodiplomacy efforts and pursue targets such as expanding Indonesian restaurants abroad and increasing spice and food exports. This thesis examines what collaborative governance looked like in ISUTW (2021–2024) and which institutional factors enabled or hindered collaboration. Using a qualitative case study strategy, the research draws on in-depth interviews with government and non-government stakeholders and analyses through framework analysis, guided by a combination of collaborative governance from Ansell and Gash (2008) and Koppenjan (2024). Findings show that ISUTW was relationally strong but institutionally fragile. Facilitative leadership by the coordinating ministry helped convene actors, build shared meaning through a unified narrative, and enable knowledge sharing and working trust, particularly in early phases. However, collaboration remained state-dominated, with non-state actor participation often informal and selectively institutionalized. The absence of dedicated funding, late and weak legal anchoring, bureaucratic rigidity, and turnover of representatives constrained decisiveness and continuity. Sustaining gastrodiplomacy collaboration requires stronger policy and budget anchoring, institutionalized non-state participation, and operational pathways aligned with feasibility.

Kata Kunci : Collaborative governance, Gastrodiplomacy, Public diplomacy, Cross-sector collaboration, Indonesia Spice Up the World (ISUTW)

  1. S1-2026-478442-abstract.pdf  
  2. S1-2026-478442-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-478442-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-478442-title.pdf