HUBUNGAN FEAR OF MISSING OUT DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA MAHASISWA S-1 PENGGUNA AKTIF INSTAGRAM DI FKKMK UGM
Diksa Yumna Fauziyyah, Ade Sutrimo, S.Kep., Ns., MSN., Sp.Kep.J.; Sri Warsini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.; Prof. Intansari Nurjannah, S.Kp., MN.Sc., Ph.D
2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Penggunaan media
sosial yang tinggi dapat memicu Fear of Missing Out (FOMO), yaitu
perasaan takut tertinggal dari pengalaman orang lain yang mendorong individu
untuk terus terhubung dengan aktivitas orang lain melalui media sosial.
Fenomena FOMO banyak ditemukan pada mahasiswa. Kondisi ini dapat menimbulkan
kepercayaan diri rendah. Keadaan tersebut juga dapat meningkatkan kecemasan
dalam situasi sosial. Penelitian terkait hubungan FOMO dengan kecemasan sosial
pada mahasiswa khususnya di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan
Keperawatan (FK-KMK), Universitas Gadjah Mada (UGM) masih terbatas.
Tujuan: Mengetahui hubungan FOMO terhadap
kecemasan sosial pada mahasiswa pengguna aktif Instagram di FK-KMK UGM.
Metode: Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian analitik korelasional dengan rancangan
cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada 18-22 Februari 2026
di FK-KMK UGM dengan melibatkan 108
mahasiswa tahun angkatan 2022, 2023, dan 2024 menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Fear
of Missing Out dari Kaloeti dan skala kecemasan sosial dari Alkis.
Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil: Hasil uji data statistik deskriptif menunjukkan skor total FOMO pada responden dengan nilai median dan rentang sebesar 32,00 (15-58) dan skor kecemasan sosial dengan nilai mean 58,89 dan standar deviasi (SD) 18,00. Koefisien korelasi FOMO dengan kecemasan sosial (r) adalah 0,546 dengan nilai p <0>
Kesimpulan: Terdapat hubungan positif dengan kekuatan korelasi sedang antara FOMO dengan kecemasan sosial pada mahasiswa pengguna aktif Instagram di FK-KMK UGM.
Kata Kunci: Fear of Missing Out, Instagram, Mahasiswa, Mahasiswa kesehatan, Kecemasan sosial.
Background: Excessive social media use can
trigger Fear of Missing Out (FOMO), a feeling of being left behind in others
experiences which drives individuals to stay connected to others activities
through social media. FOMO is common among college students. This condition can
lead to low self-confidence and can also increase anxiety in social situations. Research in Indonesia on the direct relationship between FOMO and social anxiety among health students, especially at the Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing (FK-KMK), Universitas Gadjah Mada remains limited.
Objective: To determine the relationship
between FOMO and social anxiety in active Instagram users at the FK-KMK UGM.
Methods: This study used a quantitative approach. Correlational analytic type with a cross-sectional design. This study was conducted from February 18 to 22,
2026, at the FK-KMK UGM, involving 108 students from the classes of 2022, 2023,
and 2024 using consecutive sampling. The research instruments used were
Kaloeti's Fear of Missing Out questionnaire and Alkis's social anxiety scale.
Data analysis was performed using the Spearman correlation test.
Results: The results of the descriptive
statistical data test showed that the total FOMO score of respondents had a
median and range of 32.00 (15-58) and the social anxiety score had a mean value
of 58.89 and a standard deviation (SD) of 18.00. The correlation coefficient of
FOMO with social anxiety (r) was 0.546 with a p-value <0>
Conclusion: There was a positive, moderate correlation between FOMO and social anxiety among students who are active Instagram users at the FK-KMK UGM.
Keywords: College Students, Fear of Missing Out, Health Students, Instagram, Social Anxiety.
Kata Kunci : Fear of Missing Out, Instagram, Mahasiswa, Mahasiswa kesehatan, Kecemasan sosial.