ISOLASI DAN IDENTIFIKASI Enterococcus sp. PADA SUSU SAPI SEGAR DI BEBERAPA KELOMPOK TERNAK, KECAMATAN CANGKRINGAN, KABUPATEN SLEMAN
Aisyah Syahalia Puanna Syifa, drh. Fatkhanuddin Aziz, M.Biotech., Ph.D.
2026 | Tugas Akhir | D4 Teknologi Veteriner
Susu sapi segar adalah produk pangan asal hewan yang mengandung gizi lengkap, namun rentan terkontaminasi mikroorganisme apabila penanganannya tidak dilakukan dengan baik. Bakteri Enterococcus sp. merupakan salah satu bakteri yang dapat mencemari susu sapi segar. Laporan tentang cemaran bakteri Enterococcus sp. di Indonesia masih terbatas, sehingga penyusunan Tugas Akhir ini dilakukan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Enterococcus sp. pada susu sapi segar yang diambil dari tangki pengumpulan susu (bulk tank) di enam kelompok ternak di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode pengambilan data terdiri dari pengambilan sampel, pengujian mikrobiologi, dan identifikasi molekuler dengan teknik multipleks Polymerase Chain Reaction (PCR). Bakteri diinokulasi pada media selektif diferensial EF, lalu dilakukan uji mikrobiologi meliputi pewarnaan Gram, uji katalase, uji toleransi NaCl 6,5?n uji gula-gula berupa glukosa serta laktosa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel susu sapi segar (6/6) terkontaminasi bakteri Enterococcus sp. Analisis molekuler dari total 26 isolat terpilih menunjukkan adanya 17 (65,4%) isolat E. faecalis dan sembilan (34,6%) isolat E. faecium yang teridentifikasi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait bakteri Enterococcus sp. dalam susu sapi segar, sehingga dapat diketahui risiko untuk kesehatan masyarakat serta upaya pengendalian yang tepat.
Raw cow's milk is an animal derived product with complete nutrition content, but is susceptible to contamination by microorganisms if improper handling occurs. Enterococcus sp. is one of the bacteria that may contaminate raw cow's milk. Reports regarding Enterococcus sp. bacterial contamination in Indonesia are still limited, so this study was carried out to isolate and identify Enterococcus sp. bacteria in raw cow's milk taken from bulk tank of six livestock groups in Cangkringan District, Sleman Regency, Yogyakarta. The comprehensive research method was data collection, microbiological testing and molecular identification using the multiplex Polymerase Chain Reaction (PCR) technique. The bacteria were inoculated on EF differential media, then microbiological tests were carried out including Gram staining, catalase test, 6.5% NaCl tolerance test and carbohydrate fermentation tests (glucose and lactose). The test results showed that all raw milk samples (6/6) were contaminated with Enterococcus sp. bacteria. Molecular analysis of 26 selected isolates identified 17 isolates (65.4%) as E. faecalis and nine isolates (34.6%) as E. faecium. To determine the potential risks to public health and the necessary controls, more research is required on Enterococcus bacteria in raw cow's milk.
Kata Kunci : Enterococcus sp., multipleks PCR, susu sapi segar