Laporkan Masalah

Pengaruh Remitansi dan Kebijakan Fiskal terhadap Transaksi Berjalan Non-Remitansi Indonesia Periode 2010-2024

Erida Wulan Sari, Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D.

2026 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Penelitian ini menganalisis peran remitansi dan kebijakan fiskal terhadap dinamika transaksi berjalan-non remitansi Indonesia sebagai indikator ketahanan sektor eksternal menggunakan data kuartalan 2010–2024 dengan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dan Error Correction Model (ECM). Penggunaan proksi transaksi berjalan non-remitansi dilakukan untuk menghindari hubungan mekanis, sehingga estimasi yang dihasilkan lebih mencerminkan hubungan ekonomi (behavioral relationship). Hasil penelitian menunjukkan bahwa remitansi berpengaruh negatif dan signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang terhadap transaksi berjalan non-remitansi. Kebijakan fiskal menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dalam jangka panjang, namun tidak signifikan dalam jangka pendek dan cenderung bersifat dinamis. Variabel kontrol menunjukkan bahwa nilai tukar dan harga crude palm oil (CPO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap transaksi berjalan, sementara pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dalam jangka panjang. Hasil ECM menunjukkan adanya mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang dengan kecepatan sekitar 38–41% per kuartal. Secara keseluruhan, ketahanan transaksi berjalan Indonesia lebih ditentukan oleh struktur perdagangan dan mekanisme penyesuaian ekonomi, dengan peran remitansi dan kebijakan fiskal yang bersifat dinamis dan tidak simetris.

This study analyzes the role of remittances and fiscal policy in shaping Indonesia’s current account excluding remittances as an indicator of external sector resilience using quarterly data from 2010 to 2024. The analysis employs the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) and Error Correction Model (ECM) approaches. The use of the current account excluding remittances proxy is intended to avoid mechanical relationships, allowing the estimation results to better reflect economic (behavioral) relationships. The findings indicate that remittances have a negative and significant effect on the current account excluding remittances in both the short run and the long run. Fiscal policy, on the other hand, shows a positive and significant effect in the long run, but is insignificant in the short run and tends to exhibit a dynamic pattern. The control variables reveal that the exchange rate and Crude Palm Oil (CPO) prices have a positive and significant impact on the current account, while economic growth exerts a negative effect in the long run. The ECM results confirm the presence of a long-run adjustment mechanism, with a speed of adjustment of approximately 38–41% per quarter. Overall, Indonesia’s current account resilience is largely determined by trade structure and economic adjustment mechanisms, while remittances and fiscal policy play dynamic and asymmetric roles in influencing external balance dynamics.

Kata Kunci : Transaksi Berjalan, Remitansi, Kebijakan Fiskal, Ketahanan Sektor Eksternal, Behavioral Relationship, ARDL, Indonesia

  1. S1-2026-502704-abstract.pdf  
  2. S1-2026-502704-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-502704-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-502704-title.pdf