Laporkan Masalah

PERANCANGAN PERPIPAAIN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DAN SISTEM PEMBUANGAN GEDUNG SELATAN HOTEL INNA GARUDA

Muhammad Fajar Sidiq, Ir. Sunardjo, M.T

2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Sejak 3000 tahun sebelum masehi, masyarakat sudah mengenal sistem perpipaan. Pada awalnya pelpipaan digunakan untuk sistem plumbing. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, perpipaan banyak digunakan di industri industri besar. Tidak mengherankan kalau ada yang mengatakan bahwa sistem perpipaan memegang peranan kurang lebih 50 % dari seluruh sistem di industri. Secara umum, sistem perpipaan memegang peranan yang sangat penting dalam proses transfer fluida Selain transportasinya menjadi lebih mudah waktu yang diguoakan juga semakin efisierr. Dalam perancangan kali ini, sistem perpipaan yang akan dirancang adalah sistem perpipaan Hotel Inna Garuda. Perancangan ini meliputi perancangan sistem distribusi air bersih dan sistem pembuangan. Metode distribusi air bersih yang dipakai adalah sistem pengaliran ke bawah. Sistem ini memanfaatkan gaya gravitasi rmtuk mensuplai air dari tangki atap ke tiap-tiap kamar. Sistem ini harus dirancang agar tekanan air yang keluar dari alat plumbing tidak lebih dari I kg/cm'. Kecepatan yang digunakan tidak lebih dan 2 ml s dan batas penurunan tekanan dibatasi sebesar 100 mm kolom airl meter. Standar ini dipakai untuk mengurangi korosi yang disebabkan oleh erosinya dinding pipa bagian dalam akibat tekanar dan kecepatan aliran yang terlalu tinggi. Perancangan sistem yang kedua adalah sistem pembuangan. Air kotor yang dibuang berasal dari kloset, wastafel, bath tub, dan floor drain. Sistem yang dipakai untuk membuang air kotor dari tiap kamar menggunakan sistem gravitasi. Air kotor dari dalam gedung dikumpulkan jadi satu di dalam pipa tegak/ mendatar utam4 kemudian dialirkan secara gravitasi ke dalam sistem pengolahan umum. Dalarn p€rancangan perpipaan pembuangan, ada satu sist€m pipa lagr yang tidak boleh terlewatkan. Sistem yang dimaksud adalah sistem nsn. Frrngsi utama dari sistem ini adalah unhrk mencegah efek-efek negatif yang akan merugikan sistem pipa pembuangan. Metode sistem ven yang dirancang adalah sistem ven prpa tegak. Pemilihan pompa dan fabrikasi menjadi pembahasan terakhir dari Tugas Akhir ini. Pompa yang dipilih harus mampu mengalirkan air dari reservoir ke tangki atas. Pompa yang digunakan berjunlah 3 buah (2 aktif dan I standby) darr merupakan produksi dari Groundfos. Untuk fabrikasi, pembahasannya meliputi penyambungan dan pengetesan. Penyambungan pipa mcnggunakan las dan flens. Pengelasannya menggunakan sistem SMAW (Shielded Metal Arc Welding). Cara ini dipilih karena sudah umum digunakan, kekuatan tinggl dan bisa dilakukan pada semua posisi. Pengetesan yang dilakukan adalah Hidrostatic Test. Tes ini dilalarkan untuk mengetabli adanya ketoconn sarnbungan pada pipa dengan bahan penguji berupa air

Kata Kunci : sistem, perpipaar! plumbing, distribusi, pembuangan

  1. S1-FTK-2007-Muhammad_Fajar_Sidiq-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2007-Muhammad_Fajar_Sidiq-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2007-Muhammad_Fajar_Sidiq-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2007-Muhammad_Fajar_Sidiq-title.pdf