Laporkan Masalah

EVALUASI KINERJA DAN MODIFIKASI BOILER 52B1 (STUDI KASUS Dr PT PERTAMINA UNIT IV CILACAP

Muhammad Arwan Kholid, Dr. Ir. Suhanan DEA.

2007 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

PT Pertamina Unit Pengolahan (UP) IV Cilacap merupakan salah satu unit pengolahan milik PT Pertamina (Persero) yang terbesar dan terlengkap produksinya. Unit pengolahan ini memiliki 2 kilang minyak yang mampu menghasilkan produk fuel oil serta lube oil, dan 1 kilang paroryline yang memproduksi paraxyline serta benzena. Dalam kegiatan operasinya, kilang minyak dan pararyline didukung oleh sarana penunjang lain, diantaranya penyediaan tenaga listrik. Untuk sistem pembangkit tenaga listrik digunakan generator uap atau boiler. Boiler yang dimiliki PT Pertamina UP IV cilacap berjumlah 9 buah (5 unit berkapasitas @ I l0 ton/jam dan 4 unit berkapasitas ton/jam). Boiler 52Bl merupakan salah satu b^oiler berkapasitas 60 60 ton/jam yang menghasilkan uap pada tekanan 63,27 kg/cm' (899,9 psi) dan suhu 460 'C (860 oF). Bahan bakar yang digunakan boiler ini merupakan perpaduan antaru fuel oil dan fuel gas. Pada kondisi saat ini, Boiler 52Bl beroperasi dengan kapasitas 35 ton{am dan suhu gas keluarnya sebesar 357 'C (674,6 oF). Dengan suhu gas keluar yang masih tinggi ini memungkinkan untuk memanfaatkan panasnya (heat recovery) sehingga efisiensi 6oiler dapat meningkat. Dalam tugas akhir ini dilakukan pengevaluasian kinerja Boiler 52Bl pada kondisi teraktual serta modifikasi dengan melakukan penambahan ekonomiser. Pada ekonomiser, panas dari gas asap digunakan untuk memanaskan air sebelum masuk ke boiler. Suhu air akan meningkat dari 145'C (293 "F) menjadi 200 oC (392 oF) sedangkan suhu gas asap akan turun menjadi 211,02 oC (411,84 "F). Penambahan ekonomiser akan meningkatkan efisiensi boiler sebesar 7,54 o/o. Modifikasi yang dilakukan hanya bersifat penambahan, sehingga tidak merubah bentuk Boiler 5281 secara umum. Dimensi yang digunakan didapatkan dari manual book serta gambar teknik. Modifikasi ini juga disertai analisa biaya untuk memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan dan keuntungan yang diperoleh. Dari perhitungan analisa biaya, didapatkan pendapatan per tahun yang mencapai Rp 2,38 Milyar. Pendapatan ini diperoleh dari penghematan bahan bakar yang digunakan setelah terjadi penambahan ekonomiser. Aspek pengembalian modal Qny back ratio) hanya dalam kurun waktu 4,6 bulan, sehingga proyek penambahan ekonomiser layak untuk dijalankan.

Kata Kunci : Cenerator Uap atau Boiler, Fuel oil, Fuel gas, Heat recoyery, Efisiensi boiler, Ekonomiser. Pav back ratio

  1. S1-FTK-2007-Muhammad_Arwan_Kholid-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2007-Muhammad_Arwan_Kholid-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2007-Muhammad_Arwan_Kholid-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2007-Muhammad_Arwan_Kholid-title.pdf