Perbandingan ketepatan klasifikasi Model prediksi kepailitan berbasis akrual dan berbasis aliran kas
ZU'AMAH, Surroh, Dr. Suwardjono, M.Sc
2005 | Tesis | S2 AkuntansiTujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan memberikan bukti empiris mengenai rasio-rasio keuangan berbasis akrual dan berbasis aliran kas yang digunakan untuk membangun model prediksi kepailitan secara dini dan membandingkan ketepatan masing-masing model dalam mengklasifikasi kondisi emiten pailit dan tidak pailit. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok yaitu sampel estimasi yang berjumlah 74 perusahaan non-keuangan dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta, terdiri dari 28 perusahaan yang memiliki ekuitas negatif (pailit secara teknik) dan 46 perusahaan yang memiliki ekuitas positif antara tahun 1999-2001. Sampel yang kedua adalah sampel validasi yang berjumlah 33 perusahaan, terdiri dari 11 perusahaan dengan ekuitas negatif dan 22 perusahaan berekuitas positif pada tahun 2002. Pengujian hipotesis pertama menggunakan analisis diskriminan dua faktor, sedangkan hipotesis dua diuji dengan menggunakan pengujian Chi-Square. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rasio-rasio keuangan berbasis akrual dan berbasis aliran kas mempunyai kemampuan memprediksi kondisi emiten di masa depan secara dini. Demikian juga dengan hasil pengujian hipotesis dua yang menunjukkan bahwa model prediksi kepailitan berbasis akrual berbeda dan mempunyai kemampuan mengklasifikasi kondisi suatu emiten di masa depan secara lebih baik dibanding model prediksi kepailitan berbasis aliran kas.
The objective of the studi is to test and provide empirical evidence about accrual-based and cash flow-based financial ratios that used to developt early bankruptcy prediction model and to compare correctly classified both of the models. Sampel of the study is two type yaitu sampel estimasi yang berjumlah 74 perusahaan non-keuangan dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta, terdiri dari 28 perusahaan yang memiliki ekuitas negatif (pailit secara teknik) dan 46 perusahaan yang memiliki ekuitas positif antara tahun 1999-2001. The second sample is validation sample yang berjumlah 33 perusahaan, terdiri dari 11 perusahaan dengan ekuitas negatif dan 22 perusahaan berekuitas positif pada tahun 2002. Pengujian hipotesis pertama menggunakan analisis diskriminan dua faktor, sedangkan hipotesis dua diuji dengan menggunakan pengujian Chi-Square. The empirical result indicate that accrual-based and cashflow-based financial ratios has the ability to predict firm's condition in early future. Demikian juga dengan hasil pengujian hipotesis dua yang menunjukkan bahwa model prediksi kepailitan berbasis akrual berbeda dan mempunyai kemampuan mengklasifikasi kondisi suatu emiten di masa depan secara lebih baik dibanding model prediksi kepailitan berbasis aliran kas.
Kata Kunci : Kepailitan, Model Prediksi, Rasio Keuangan Berbasis Akrual dan Aliran Kas, Bankruptcy Prediction Models, Accrual-based and Cash Flow-based Financial Ratio, Two-Group Discriminant Analysis, Chi-Square Test