Laporkan Masalah

Hubungan set kesempatan investasi dengan perataan laba dan return saham

WIRNIATI, Vera, Dr. Eko Suwardi, M.Sc

2005 | Tesis | S2 Akuntansi

Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empiris adanya perbedaan tingkat set kesempatan investasi antar perusahaan menyebabkan perbedaan dalam tingkat perataan laba dan return saham. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 128 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Perataan laba dianalisis menggunakan indeks eckel (1981) dan proksi yang digunakan untuk mengukur tingkat set kesempatan investasi adalah rasio nilai pasar perusahaan/nilai buku asset (NPBA), rasio nilai pasar perusahaan/nilai buku ekuitas (NPBE), rasio nilai pasar perusahaan/nilai buku asset tetap (NPAT), rasio harga/laba per lembar saham (HSLS) dan rasio pengeluaran modal/nilai buku asset (ATBA). Proksi set kesempatan investasi ini digunakan sebagai ukuran untuk mengklasifikasikan perusahaan tumbuh dan tidak tumbuh. Kelima proksi tersebut dianalisis menggunakan metoda common factor analysis. Penelitian ini menemukan bukti bahwa perusahaan tumbuh memiliki tingkat perataan laba yang lebih rendah dibandingkan perusahaan yang tidak tumbuh. Demikian juga penelitian ini menemukan bukti bahwa perusahaan tumbuh memiliki return saham yang lebih rendah dibandingkan perusahaan yang tidak tumbuh.

The objectives of this research is to empirically examine whether Investment Opportunity Set (IOS) significantly associates with income smoothing and stock return. Based on 128 manufacturing firm listed in the Jakarta Stock Exchange. The income smoothing is used index eckel (1981) and variables are used as proxies of Investment Opportunity Set: ratio of market to book assets, ratio price to earning and ratio of capital expenditure to book assets. The IOS is measured used to classify from into growth and no-growth firms. These variables are analized by common factor analysis. This research finds that growth firm have lower income smoothing than no growth firm. So growth firm have lower stock return than no growth firm, proxied by return realization.

Kata Kunci : Investasi, Perataan Laba , Return Saham, Investment Opportunity Set (IOS), Common Factor Analysis, Income Smoothing, Index Eckel (1981) and Stock Return.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.