Laporkan Masalah

Linguistic deviation as foregrounding in Honkai: Star Rail Character Teasers

Fikri Bani Lukmanulhakim, Andri Handayani, SS, MA.

2026 | Tugas Akhir | D4 BAHASA INGGRIS

Penelitian ini mengkaji bagaimana identitas karakter dibangun melalui penyimpangan linguistik dalam materi promosi video game berdasarkan Teori Foregrounding. Saya memiliki dua tujuan utama: mengidentifikasi dan mengkategorikan contoh-contoh penyimpangan linguistik berdasarkan 15 indikator teoretis dalam empat tingkat analisis (grafologis, leksiko-semantik, gramatikal, dan fonologis) pada postingan teaser karakter Honkai: Star Rail, serta menganalisis efek fungsional dari penyimpangan-penyimpangan ini dalam membangun identitas karakter. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kerangka kerja Foregrounding Ufot, saya menganalisis penyimpangan linguistik yang dilakukan dalam promosi lima karakter: Acheron, Aglaea, Cipher, Sunday, dan The Dahlia. Temuan menunjukkan bahwa dari 15 indikator teoretis yang dievaluasi, hanya 8 yang digunakan secara aktif. Karena materi promosi bersifat murni teks tanpa panduan video atau audio yang menyertai untuk menetapkan norma pembacaan, indikator fonologis tidak menghasilkan temuan. Sebaliknya, para copywriter menggunakan penyimpangan linguistik grafologis, leksiko semantik, dan gramatikal untuk menciptakan identitas karakter. Saya menemukan bahwa tingkat penyimpangan linguistik yang paling umum di antara ketiganya adalah leksiko-semantik, yang memanfaatkan metafora dan oksimoron untuk mengubah informasi abstrak tentang game menjadi gambaran yang nyata. Di sisi lain, temuan ini diperkuat oleh adanya anomali visual, termasuk tanda-tanda non-linguistik dan perubahan tata bahasa seperti potongan kalimat dan pertanyaan retoris. Selain itu, analisis saya menunjukkan bahwa penulis naskah menggunakan penyimpangan linguistik untuk menggambarkan identitas karakter secara sangat spesifik, seperti kontrol kekuasaan pada Acheron dan arketipe Trickster pada Cipher. Analisis lintas karakter lebih lanjut mengungkapkan bahwa penyimpangan tata bahasa dan grafologis secara kolektif membangun “sintaksis kekuasaan” yang mencerminkan hierarki naratif dan aksi dalam dunia permainan.

This study examined how character identities are constructed using linguistic deviations in the prmotional materials for video games based on Foregrounding theory. This study have to objective: to identify and categorize instances of linguistic deviation across 15 theoretical indicators within four analytical levels (graphological, lexico-semantic, grammatical, and phonological) in Honkai: Star Rail character teaser posts, and to analyze the functional effects of these deviations in constructing character identities. Using a qualitative approach and Ufot's foregrounding framework, I analyzed the linguistic deviations made in the promotion of five characters: Acheron, Aglaea, Cipher, Sunday, and The Dahlia. The findings indicate that out of the 15 theoretical indicators evaluated, only 8 were actively utilized. Because the promotional materials are strictly text-based without accompanying video or audio guides to establish reading norms, the phonological indicators yielded null findings. Instead, the copywriters use graphological, lexico-semantic, and grammatical linguistic deviations to create characters' identities. I found that the most common level of linguistic deviations among the three is lexico-semantic, which makes use of metaphors and oxymoron to transform abstract information about the game into tangible images. At the same time, these findings have been supported by the presence of text-visual anomalies including non-linguistic signs and grammatical alterations like sentence fragments and rhetorical questions. Furthermore, my analysis shows that copywriters use linguistic deviations to achieve high specificity of characters' identities, such as power control in Acheron and the Trickster archetype in Cipher. Cross-character analysis further reveals that grammatical and graphological deviations collectively construct a "syntax of power" that mirrors narrative hierarchy and agency within the game world.

Kata Kunci : Honkai: Star Rail, Linguistic Deviation, Stylistic Foregrounding, Video Game Promotion Discourse.

  1. D4-2026-480869-abstract.pdf  
  2. D4-2026-480869-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-480869-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-480869-title.pdf