Karakteristik Karkas dan Non Karkas pada Ayam Persilangan KUB X Merawang Bangka dan KUB X Murung Panggang pada Bobot Potong yang Berbeda
Maulidya Amrina Rosyada, Ir. Rusman, M.P., Ph.D., IPM.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui karakteristik karkas dan non karkas pada ayam persilangan KUB X
Merawang Bangka dan KUB X Murung Panggang pada bobot potong berbeda. Penelitian
dilaksanakan di 3 RPA dan dilakukan penyembelihan, pengeluaran jeroan, dan parting
sebanyak 18 ekor ayam dengan menggunakan metode halal. Variabel karkas yang
diamati meliputi dada, paha atas, paha bawah, sayap, dan punggung. Sedangkan
variabel non karkas meliputi darah, bulu, kepala, kaki, dan organ dalam giblet
(hati, jantung, dan ampela). Persentase karkas dan persentase non karkas dihitung
berdasarkan bobot hidup. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) pola faktorial 2X3. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi Stastitical
Program for Social Science (SPSS) versi 27. Berdasarkan penelitian dan
analisis data yang telah dilakukan bobot potong tidak berpengaruh nyata (P>0,05)
terhadap seluruh bobot dan persentase karkas dan berpengaruh nyata (P<0>0,05) terhadap bobot dan persentase non karkas lain (kecuali hati dan
persentase ampela). Pola persilangan tidak memberikan pengaruh nyata
(P>0,05) terhadap karkas dan non karkas (kecuali paha atas) dan tidak
terdapat interaksi antara bobot potong dan bangsa terhadap keseluruhan variabel
karkas dan non karkas ayam hasil persilangan KUB X Merawang Bangka dan KUB X
Murung Panggang. Dapat disimpulkan bahwa
tidak ada perbedaan berat kedua bangsa terhadap karkas dan non karkas,
kecuali paha atas.
This study aimed to determine the carcass and non carcass
characteristics of KUB X Merawang Bangka and KUB X Murung Panggang crossbred
chickens at different slaughter weights. The study was conducted at three
poultry farms, where 18 chickens were slaughtered, eviscerated, and cut up
using halal methods. The carcass variables observed included the breast, thigh,
drumstick, wing, and back. Meanwhile, the non carcass variables included blood,
feathers, head, feet, and giblet organs (liver, heart, and gizzard). The
percentage of carcass and the percentage of non-carcass were calculated based
on live weight. Data were analyzed using a Complete Randomized Design (CRD)
with a 2X3 factorial pattern. Data processing was performed using the
Statistical Program for the Social Sciences (SPSS) version 27. Based on the
research and data analysis conducted, slaughter weight had no significant
effect (P>0,05) on total carcass weight and percentage, but had a
significant effect (P<0>0,05) on the weight and
percentage of other non carcass parts (except for the liver and gizzard
percentage). Crossbreeding patterns did not have a significant effect (P>0,05)
on carcass and non carcass components (except the thigh) and there was no
interaction between slaughter weight and breed on the overall carcass and
non-carcass variables of the KUB X Merawang Bangka and KUB X Murung Panggang
crossbred chickens. It can be concluded that there were no differences in
weight between the two breeds regarding carcass and non carcass parts, except
for the thigh.
Kata Kunci : Ayam Persilangan, Ayam KUB, Ayam Merawang Bangka, Ayam Murung Panggang, Bobot Potong, Karkas, Non Karkas