Gerakan Sosial dalam Menciptakan Dukungan Sosial melalui Posyandu Lansia Werdha Rahayu Dusun Saragan, Pandowoharjo, Sleman
Ilham Prasetiyo, Dr. Krisdyatmiko, S.Sos., M.Si.
2026 | Skripsi | ILMU SOSIATRI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya
jumlah lansia di Indonesia yang diiringi dengan berbagai permasalahan, seperti
rendahnya dukungan sosial, kesepian, dan keterbatasan akses layanan kesehatan.
Dalam konteks tersebut, Posyandu Lansia Werdha Rahayu di Dusun Saragan hadir
sebagai ruang komunitas yang tidak hanya menyediakan layanan kesehatan, tetapi
juga membangun dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
Posyandu sebagai praktik gerakan sosial serta perannya dalam menciptakan
dukungan sosial bagi lansia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode studi kasus instrumental Kerangka teori yang digunakan meliputi teori
gerakan sosial dan konsep dukungan sosial yang mencakup aspek emosional,
instrumental, informasional, dan penilaian. Data diperoleh melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan lansia, kader, keluarga, serta
pihak eksternal, serta didukung oleh deskripsi kondisi sosial masyarakat
setempat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Posyandu Lansia Werdha Rahayu merupakan praktik gerakan sosial berbasis komunitas yang mampu membentuk berbagai bentuk dukungan sosial dan berkontribusi pada kesejahteraan lansia secara multidimensional. Namun, masih terdapat keterbatasan pada aspek dukungan institusional dan pengelolaan program. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, sistem dokumentasi, dan jejaring eksternal untuk mendukung keberlanjutan Posyandu.
This study is motivated by the increasing number of
elderly people in Indonesia, which is accompanied by various challenges such as
limited social support, loneliness, and restricted access to healthcare
services. In this context, the Werdha Rahayu Elderly Posyandu in Dusun Saragan
emerges as a community space that not only provides health services but also
fosters social support. This study aims to analyze the Posyandu as a form of
social movement and examine its role in creating social support for the
elderly.
This research employs a qualitative approach using
a instrumental
case study method. The theoretical
framework is based on social movement theory and the concept of social support,
which includes emotional, instrumental, informational, and appraisal
dimensions. Data were collected through in-depth interviews, observation, and
documentation, involving elderly participants, cadres, families, and external
stakeholders, and were supported by an analysis of the local social context.
The findings reveal that the Werdha Rahayu Elderly Posyandu represents a community-based social movement that successfully generates various forms of social support and contributes to the multidimensional well-being of the elderly. However, limitations remain in terms of institutional support and program management. Therefore, strengthening institutional capacity, improving documentation systems, and expanding external networks are necessary to ensure the sustainability of the Posyandu.
Kata Kunci : Posyandu, Lansia, Gerakan Sosial, Dukungan Sosial