Laporkan Masalah

Self-Expression of Post-Concert Depression on Social Media X After Coldplay's Music of the Spheres World Tour

Fier Indira, Dr.Dian Arymami, S.I.P., M.Hum.

2026 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Dalam skripsi ini, penulis menganalisis bagaimana Post-Concert Depression (PCD) digambarkan dan diekspresikan melalui unggahan di media sosial X. Dengan merujuk pada konsep post-event blues (Heidl, 2024), PCD dipahami sebagai istilah non-klinis yang populer di kalangan dewasa muda untuk menggambarkan penurunan kondisi emosional setelah menghadiri konser atau mengalami peristiwa yang sangat dinantikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data penelitian terdiri atas 27 unggahan publik yang diperoleh melalui relevance sampling di platform X menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan Coldplay dan PCD. Analisis difokuskan pada empat unit pencatatan yang ditemukan dalam unggahan, yaitu teks, emotikon, gambar, dan video, untuk mengidentifikasi cara PCD diekspresikan dan direpresentasikan melalui konten yang dihasilkan pengguna di platform tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PCD di X secara dominan direpresentasikan melalui pernyataan teks singkat yang dipadukan dengan emotikon. Teks berfungsi sebagai medium utama dalam menyampaikan konteks ekspresi PCD, sedangkan emoji berperan dalam memperjelas sikap emosional dan nuansa pesan. Sementara itu, gambar dan video muncul dengan frekuensi yang lebih rendah dan terutama berfungsi sebagai bukti pendukung berupa jejak memori, yakni menampilkan apa yang dirindukan atau diputar kembali, menjadi pembawa utama pesan emosional. Di seluruh data, ditemukan empat pola ekspresi diri yang berulang, yaitu emotional drop, nostalgic replay, vulnerable longing, dan bittersweet attachment. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa PCD di X direpresentasikan sebagai wacana emosional yang dapat dikenali, berbentuk singkat, serta dibentuk oleh karakteristik platform dalam konteks budaya penggemar.

In this thesis, the author analyses how Post-Concert Depression (PCD) is depicted and expressed through posts found in the social Media X. Using the concept of post-event blues (Heidl, 2024) as reference, PCD is a non-clinical term that is widely used as a popular term among young adults, It is commonly used to describe the emotional downturn after watching concerts or highly anticipated experiences. This research uses a qualitative approach through descriptive content analysis. The data consist of 27 publicly accessible tweets collected through relevance sampling from X using keywords related to Coldplay and PCD. The analysis focuses on four recording units found in the tweets, namely text, emoji, image, and video, in order to identify how PCD is expressed and depicted through user-generated content on the platform. In the findings of this research, PCD on X are dominantly depicted through short textual statement combined with emojis. While text is used for main context in expressing PCD, emojis functions to clarify emotional stance and tone. Images and videos are found to appear less frequently and primarily functions as supporting evidence of memory traces, showing what is being missed or replayed rather than carrying the main emotional message itself. Across the dataset, four recurring self-expression patterns were found which are emotional drop, nostalgic replay, vulnerable longing, and bittersweet attachment. Overall, the study shows that PCD on X is depicted as a recognizable, short-form, and platform-shaped emotional discourse within fan culture. 

Kata Kunci : Post-Concert Depression (PCD), social media X, Coldplay Music of the Spheres World Tour, descriptive content analysis

  1. S1-2026-492138-abstract.pdf  
  2. S1-2026-492138-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-492138-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-492138-title.pdf