Analisis keuangan dan sosial ekonomi terhadap kelayakan investasi sektor publik :: Studi kasus pada rencana pembangunan Pusat Perdagangan Aie Pacah Padang
NURDIANA, Ida, Dr. Indra Bastian, MBA
2005 | Tesis | S2 AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek keuangan dan sosial ekonomi terhadap kelayakan investasi sektor publik studi kasus pada rencana pembangunan Pusat Perdagangan Aie Pacah Padang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder, dan data eksternalitas. Data primer diperoleh dari PT Archid Consultant. Data sekunder berasal dari Bappeda Kota Padang, Kantor BPS Kota Padang, Kantor BPS Propinsi, Bagian Keuangan Kota Padang, dan instansi lain yang terkait. Data eksternalitas meliputi data eksternalitas positif dan negatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan keuangan, analisis kelayakan sosial ekonomi terdiri dari: analisis sosial ekonomi benefit kos, analisis pengaruh investasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan analisis tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapai sebagai dampak rencana investasi. Hasil penelitian ini baik aspek keuangan dan aspek sosial ekonomi menunjukkan bahwa nilai NPV positif, IRR lebih besar dari discount factor, Profitability Index lebih dari 1, Payback Period kurang dari umur ekonomis proyek, Modified Internal Rate of Return lebih besar dari IRR, dan hasil sensitivity analysis menunjukkan angka yang sama dengan skenario tingkat pendapatan naik 5%, inflasi 3%, 5% dan 8%, serta benefit cost ratio lebih dari 1. Dari hasil pengujian dengan metode OLS (Ordinary Least Square) menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara investasi dengan pertumbuhan ekonomi Kota Padang dengan nilai koefisien investasi pemerintah sebesar 0,440 dan investasi swasta 0,515. Adapun tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapai dengan jumlah investasi oleh pihak swasta Rp. 459.943.000.000,- dan belanja pembangunan oleh Pemerintah Kota Padang senilai Rp. 1.375.000.000,- adalah sebesar 1,07. Dengan demikian rencana investasi pembangunan Pusat Perdagangan Aie Pacah layak untuk dilaksanakan. Sifat investasi membutuhkan pertimbangan untuk keputusan jangka panjang dapat diakomodasi dalam Medium Term Expenditure Framework.
The research is aimed to analyze financal and social-economic aspects toward reasonability of public sector investment in a case study of Aie Pacah Trading Center Padang development program. This research used primary and secondary data, and externality data as data resources. Primary data were derived from PT Archid Consultant. Secondary data were from Bappeda Kota Padang, BPS Office of Padang Municipality, Provincial BPS Office, Financial Department of Padang Municipality, and other related agencies. Externality data included positive and negative externality data. This research used analysis methods including financial reaonability analysis, social-economic reasonability analysis including, investment effect analysis on economic growth and achieved economic growth analysis as an impact of investment program. Results of this research, both financial and social-economic aspects, show that NPV value is positive, IRR is more than discount factor, Profitability Index is more than 1, Payback Period is less than project economic age, Modified Internal Rate of Return is more than IRR, while sensitivity analysis results show the same benefit cost ratio more than 1. Based on testing results using OLS method and (Ordinary Least Square), it shows a significant relationship between investment and economic growth in Kota Padang with governmental coefficient value of .440 and private investment of .515. Economic growth level reached by number of private investment of Rp. 459,943,000,000,-and development expense by Government of Kota Padang of Rp. 1,375,000,000,- is 1,07. Thus, investment program on Aie Pacah Trading Center is reaonable to perform. Investment characteristic requires long-term decision consideration to accomodate in Medium Term Expenditure Framework.
Kata Kunci : Kelayakan Keuangan, Kelayakan Sosial Ekonomi, Medium Term Expenditure Framework, Financial Reasonability, Social-Economic Reasonability