Prevalensi dan Analisis Faktor Risiko Infestasi Strongyle pada Kelompok Ternak Sapi KS, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta
Yolanda Zalfa Setyaningtyas, drh. Morsid Andityas, M.Sc., Ph.D.
2026 | Tugas Akhir | D4 Teknologi Veteriner
Infestasi parasit gastrointestinal menjadi kendala yang sering terjadi di peternakan. Parasit gastrointestinal yang sering ditemukan adalah Strongyle dari kelompok nematoda yang menurunkan produktivitas ternak dan kerugian ekonomi. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi infestasi Strongyle dan faktor-faktor risiko yang memengaruhi pada kelompok ternak sapi KS, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Tahapan pengambilan data dimulai dari perencanaan awal, koleksi sampel feses dan pengisian data kuesioner, pemeriksaan sampel feses, identifikasi hasil telur Strongyle yang ditemukan, analisis data, dan pelaporan hasil. Koleksi 110 sampel dilakukan secara langsung pada feses yang baru didefekasikan atau melalui per rektal, bersamaan dengan pengambilan data kuesioner melalui wawancara kepada peternak, selanjutnya sampel diperiksa dengan metode apung. Identifikasi hasil dilakukan berdasarkan pengamatan morfologi telur Strongyle, kemudian dilakukan perhitungan prevalensi dan diperoleh hasil 46,4% (51/110 sampel). Data dianalisis secara kuantitatif dengan analisis bivariat (uji Chi-Square), lalu analisis multivariat (regresi logistik). Model akhir diperoleh faktor risiko yang signifikan secara statistik (p < 0 xss=removed xss=removed>p = 0,02) dan praktik pemberian obat cacing rutin tiga bulan sekali (OR = 0,38; CI = 0,16 hingga 0,90; p = 0,03), sedangkan praktik tidak melayukan rumput (OR = 4,43; CI = 1,50 hingga 13,05; p = 0,01) menjadi faktor risiko yang meningkatkan kejadian. Faktor risiko pemahaman peternak mengenai faktor kandang kotor dan sanitasi kurang baik (p = 0,10), serta praktik meminta bantuan dari tenaga kesehatan hewan (p = 0,11) menunjukkan hubungan tidak signifikan secara statistik pada model akhir, tetapi secara probabilitas faktor risiko tersebut dimungkinkan berpotensi memengaruhi kejadian infestasi. Peningkatan pemahaman peternak dan perbaikan manajemen pemeliharaan merupakan upaya pengendalian parasit.
Gastrointestinal parasite infestation is a general problem in livestock farming. The most general gastrointestinal parasite is Strongyle, a nematode group that reduces livestock productivity and causes economic losses. This final assignment to determine the prevalence of Strongyle infestation and the risk factors that influence it in KS cattle, Kulon Progo District, Yogyakarta. The data collection process began with initial planning, followed by fecal sample collection and questionnaire data recording, fecal examination, identification of detected Strongyle eggs, data analysis, and result reporting. A total of 110 samples were collected directly from fresh feces or per rectum, along with questionnaire data obtained through interviews with farmer’s, then examined using the flotation method. Identification of the results was based on the observation of Strongyle egg morphology. The prevalence was then calculated and the result was 46,4% (51/110 samples). The data were analyzed using bivariate analysis (Chi-Square test), followed by multivariate analysis (logistic regression). The final model showed that statistically significant risk factors (p < 0 xss=removed xss=removed>p = 0.02) and routine deworming every three months (OR = 0.38; CI = 0.16 to 0.90; p = 0.03), while the practice of not letting grass wilt (OR = 4.43; CI = 1.50 to 13.05; p = 0.01) was a risk factor that increased the incidence. Risk factors of farmers' understanding of dirty pens and poor sanitation (p = 0.10), and the practice of asking for help from animal health officers (p = 0.11) showed a statistically insignificant relationship in the final model, but in terms of probability, these risk factors have the possible potential to influence the incidence of infestation. Improving farmer’s knowledge and management are efforts to control parasites.
Kata Kunci : Chi-square, faktor risiko, prevalensi, regresi logistik, Strongyle