Laporkan Masalah

Analisis Tugas Kepala Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Propinsi Sulawesi Tenggara

Aso Akbar, Sri Werdati, SKM, M.Kes. ; Widyawati, S.Kp., M.Kes.

2004 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang :Organisasi pelayanan keperawatan membutuhkan ketelitian sebab mengembang misi mengatur sumber daya manusia yang terbesar jumlahnya di rumah sakit.Administrasi keperawatan juga memerlukan perhatian khusus karena menyangkut pekerjaan dan kegiatan rumah sakit yang langsung berkaitan dengan pasien.Kepala ruangan merupakan poslsi kunci untuk memelihara hubungan kerja yang harmonis di ruang rawat inap dan sebagai penanggung jawab memiIiki beberapa peran penting diunit yang dia pimpin. Dengan demikian diharapkan kepala ruanq rawat inap sebagai pengelola pelayanan keperawatan (Manajer tingkat dasar) mampu melaksanakan pengelolaan pelayanan keperawatan di ruang rawat inap. Tujuan : Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang fungsi perencanaan (P1), Eungsi pergerakan dan pelaksanaan (P2) dan fungsi pengawasan, pengendal-ian dan penilaian (P3). Kepala ruang rawat inap sebagai manajer. Metode : Menggunakan metode Kualitatitf dan kuantitaif bersifat deskriptif eksploratif dengan rancangan crossectionaf. Sampel dalam penelitian ini semua kepala ruangan di RSUD Propinsi Sulawesi - Tenggara yang berjumlah 11 orang dan triagulasi dipakai untuk recheck data yang dldapat darl kepala ruangan dengan meminta pendapat lain dari perawat pelaksana sebanyak 22 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan EGD dengan kepala ruangan, untuk triagulasi data perawat pelaksana menggunakan Kuesioner. Analisis data menggunaka analisis deskriptlf. Penelitian dil-aksanakan pada bulan Agusutus sampai dengan September 2004 Hasil : Dalam pelaksanaan Fungsi perencanaan yang dilakukan oleh kepala ruangan masih tahap dikembangkan dengan nilai cukup 61,7%. Fungsi pergerakan dan pelaksanaan sudah dilaksanakan tetapi belum maksimal dengan nilai kurang baik 46,72%, untuk fungsi pengawasan, pengendalian dan penilaian belum maksimal dilakukan dengan nilai 52 ,13% Kesimpulan : Beberapa uraian tugas belum dilaksanakan, disebabkan karena kemampuan manajerial kepala ruangan yang belum sesuai iengan kualifikasi yang ditentukan oleh Departemen Kesehatan.

Kata Kunci : Kepala ruang rawat inap, Tugas kepala ruangan sebagai manajer

  1. S1-FKU-1994-AsoAkbar-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1994-AsoAkbar-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1994-AsoAkbar-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1994-AsoAkbar-Title.pdf