Pengaruh Kadar Iba Terhadap Keberhasilan Perbanyakan Vegetatif Jambu Mete
Magda Lumbantoruan, Ir. Soenoeadji, M.Sc.
2000 | Skripsi | S1 AGRONOMIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IBA terhadap keberhasilan perbanyakan vegeratif jambu mente (Anacardium Occidentale L). Perbanyakan vegetatif tersebut adalah sambung pucuk, cangkok, dan setek. Penelitian dilaksanakan di UPTD benih dan bibit wonocatur, Bantul Yogyakarta dengan rancangan acak lengkap terdiri atas 2 faktor dan 3 ulangan. Macam perbanyakan vegetatif sebagai faktor pertama (sambung pucuk, cangkok, dan setek) dan konsentrasi zat pengatur tumbuh sebagai faktor kedua (IBA 0 ppm dan 1000 ppm). Parameter yang diminati antara lain: untuk sambung yaitu persentase sambung jadi, saat pecah mata tunas, jumblah daun, dan panjang tunas. Untuk cangkok yaitu persentase cangkok jadi, saat muncul akar dan untuk setek yaitu saat pecah tunas persentase setek jadi, jumblah daun, panjang tunas, berat segar tunas, berat kering tunas, berat segar akar, berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IBA tidak berpengaruh nyata terhadap saat pecah tunas, jumblah daun, dan panjang tunas. IBA menberi pengaruh nyata terhadap persentase cangkok jadi dan saat munculnya akar. IBA memberi pengaruh paling baik pada perbanyaka vegetetif dengan cara cangkok. Pemberian zat pengatur tumbuh IBA ternyata tidak dapat memberikan keberhasilan terhadap penyetekan.
Kata Kunci : jambu mete