Laporkan Masalah

Studi Komperatif Usahatani Padi Antara Peserta dengan Bukan Peserta Program SLPHT di Desa Tawang Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo

Riatmoko, Ir. Ken Suratiyah, M.S.

2000 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)

Tujuan penelitian ini : mengetahui sikap, tingkat penerapan PHT, produktivitas, biaya dan pendapatan usahatani padi peserta dan bukan peserta Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) dan mengetahui kelayakan program SLPHT pada usahatani padi. Metode pengambilan sampel desa yaitu “Purposive Sampling Method” dan metoda pengambilan sampel petani secara acak. Metoda pengambilan data melalui wawancara secara langsung kepada petani peserta (kelompok I) dan bukan peserta (kelompok II) program SLPHT dan Pencatatan di kantor yang relevan. Metoda analisis yang digunakan adalah skoring dan uji-t, untuk membandingkan sikap, tingkat penerapan teknologi, produktivitas, biaya dan pendapatan usahatani peserta dan bukan peserta program SLPHT. Petani peserta maupun bukan peserta ternyata bersikap positif atau mendukung terhadap program SLPHT. Berdasar penilaian skor ternyata tingkat penerapan teknologi PHT peserta mencapai 84,62% (termasuk kriteria tinggi), lebih tinggi dibandingkan dengan bukan peserta SLPHT 66,43% (termasuk kriteria sedang). Berdasar uji t ternyata rata-rata produktivitas petani peserta lebih tinggi dibandingkan dengan bukan peserta, selisihnya mencapai 1.111,5 kg per ha. Rata-rata pendapatan usahatani padi peserta lebih tinggi dibandingkan dengan bukan peserta, selisihnya mencapai Rp. 1.444.825,10 per ha. Secara sosial ekonomi program SLPHT layak dikembangkan pada usahatani padi.

Kata Kunci : Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.